UMK Bantul 2027 Dibahas, DPRD Sebut Upah Ideal untuk Buruh Rp4,5 Juta
DPRD Bantul mendorong UMK 2027 mendekati Kebutuhan Hidup Layak Rp4,5 juta dengan mempertimbangkan kondisi pekerja dan kemampuan perusahaan.
Penampakan warung kelontong yang terbakar di Ngablak RT 04, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul pada Rabu malam (30/7/2025). /Dokumentasi Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Sebuah rumah yang juga digunakan sebagai warung kelontong di Ngablak RT 04, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, dilalap api pada Rabu malam (30/7/2025) sekitar pukul 20.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu tumpahan lampu minyak yang menyala setelah tersenggol kaki pemilik rumah saat listrik padam.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry menjelaskan, kejadian bermula ketika salah satu saksi, Zairi, 48, melintas di sekitar lokasi dan melihat kepulan asap dari dalam rumah korban. Saksi kemudian melaporkannya kepada Dukuh Ngablak, Tukiman, 53, yang selanjutnya menghubungi pihak kepolisian dan pemadam kebakaran.
“Korban sempat berusaha memadamkan api dengan ember berisi air, tapi api justru membesar setelah menyambar botol bahan bakar minyak (BBM) yang ada di warung,” ujar Jeffry, Kamis (31/7/2025).
Sekitar pukul 21.30 WIB, api berhasil dipadamkan oleh satu unit armada Damkar dari Pos Piyungan yang dikerahkan bersama enam personel, dibantu relawan FPRB dari Kapanewon dan Kalurahan Sitimulyo. Petugas Polsek Piyungan juga turut mengamankan lokasi dan meminta keterangan dari saksi-saksi serta warga sekitar.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian material masih dalam pendataan pihak berwenang. Polisi mengimbau warga agar lebih waspada terhadap penggunaan api terbuka saat listrik padam, terutama di area yang menyimpan bahan mudah terbakar.
"Penyelidikan sementara menyimpulkan bahwa kebakaran murni akibat kelalaian saat menggunakan lampu minyak di tengah kondisi pemadaman listrik," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mendorong UMK 2027 mendekati Kebutuhan Hidup Layak Rp4,5 juta dengan mempertimbangkan kondisi pekerja dan kemampuan perusahaan.
Jogja Expo 2026 membuka peluang UMKM DIY memasuki rantai pasok haji dan umrah. Kerja sama awal yang terbentuk mencapai sekitar Rp1 miliar.
Simak cara cek status penerima BPNT Rp600.000, syarat kepesertaan, penyebab bantuan belum masuk rekening, dan langkah penarikan tunai.
Ganti rugi pengadaan tanah Tol Solo-Jogja di Sleman mencapai Rp19,5 miliar untuk 11 objek di Moyudan dan Gamping.
PDIP mendukung putusan MK yang memerintahkan revisi UU Peradilan Militer dalam dua tahun untuk memperjelas yurisdiksi peradilan.
SAPMA Pemuda Pancasila DIY bersama BPBD Gunungkidul menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Nglipar.