Kunjungan Wisata Sleman Tembus 7,1 Juta, PAD 2026 Diprediksi Lampaui Target
Kunjungan wisata Sleman mencapai 7,1 juta orang hingga September 2026. Dinpar memproyeksikan PAD bisa melampaui target Rp403,5 miliar.
Ilustrasi waste to energy, atau sampah jadi energi. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Jogja mengelola sampah dengan menggunakan program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos).
Lurah Kelurahan Gedongkiwo, Sunu Sari Husada mengajak warga Gedongkiwo untuk mengolah sampah secara mandiri dengan menggunakan program tersebut. Dia menilai pengolahan sampah mulai dari sumbernya dinilai mampu menangani sampah di wilayah tersebut.
“Program Mas Jos menjadi komitmen untuk memperkuat kesadaran warga dalam mengurangi sampah dan mengelolanya secara mandiri dan berkelanjutan,” katanya, Rabu (13/8/2028).
BACA JUGA: Garuda Prabayeksa Antar Duplikat Merah Putih dan Teks Proklamasi ke Monas
Ada lima program untuk mengolah sampah yang dilakukan melalui program Mas Jos. Langkah-langkah tersebut antara lain pilah sampah sesuai jenisnya. Dalam langkah tersebut, warga Gedongkiwo dihimbau untuk memilah sampah organik dan anorganik.
Langkah selanjutnya, warga diimbau untuk menyalurkan sampah anorganik melalui bank sampah. “Saat ini di Kelurahan Gedongkiwo telah memiliki 18 bank sampah yang aktif mengolah sampah di setiap RW,” ujarnya.
Dia menilai pengolahan sampah melalui bank sampah menjadi pilar utama untuk mengurangi volume sampah warga dan meningkatkan perekonomian warga setempat. Melalui bank sampah tersebut, edukasi terkait pengolahan sampah pun diberikan kepada warga Gedongkiwo.
Langkah selanjutnya, warga mengolah sampah organik melalui berbagai metode pengolahan sampah. Saat ini menurutnya warga Gedongkiwo telah mengolah sampah organik menggunakan beberapa metode antara lain biopori paralon, biopori jumbo, komposter tanam, dan ember tumpuk.
Warga juga diharapkan menghabiskan makanan sehingga tidak menimbulkan sampah sisa makanan. Warga juga diminta menggunakan wadah secara berulang untuk mengurangi sampah anorganik.
“Dengan semakin banyak masyarakat yang memahami dan menerapkan lima langkah Mas Jos, diharapkan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah dari sumbernya meningkat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisata Sleman mencapai 7,1 juta orang hingga September 2026. Dinpar memproyeksikan PAD bisa melampaui target Rp403,5 miliar.
Status Gunung Gamkonora naik menjadi Waspada setelah aktivitas gempa meningkat. Pendakian ditutup dan warga diminta menjauhi radius 2 kilometer.
DPMKal Bantul meminta 30 lurah baru fokus pada empat indikator kinerja, yakni pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan PAKal
Polisi menetapkan W sebagai tersangka kasus sajam viral di Jogja. Total 12 perkara kericuhan aksi 20 dan 28 Oktober masuk penyidikan.
DPMKal Bantul meminta 30 lurah baru fokus pada empat indikator kinerja, yakni pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan PAKal
Borneo FC ditahan PSM Makassar 1-1 meski unggul jumlah pemain. Dua pemain Juku Eja mendapat kartu merah dalam laga di Stadion Segiri.