BBGRM Kulonprogo 2026 Tuntas, Swadaya Warga Tembus Rp16,6 Miliar
BBGRM Kulonprogo 2026 berakhir, swadaya warga tembus Rp16,6 miliar. Infrastruktur dan pemberdayaan jadi fokus utama.
Jemaah calon haji Kulonprogo sebelum diberangkatkan, Kamis (16/6/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO–Jemaah haji Kulonprogo untuk 2026 sudah selesai membuat paspor secara kolektif. Kini tahapan selanjutnya sedang mempersiapkan untuk pembuatan visa sebagai salah satu syarat keberangkatan di tahun depan. Namun sebelum membuat visa, para jemaah haji pertama-tama melakukan proses perekaman biometrik terlebih dahulu. Nantinya visa akan diterbitkan dari pihak Arab Saudi.
BACA JUGA: Truk Tabrak Pohon di Temon Kulonprogo
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kulonprogo, Wahib Jamil mengatakan rekam biometrik merupakan proses pengumpulan informasi untuk mengidentifikasi atau memverifikasi identitas. Adapun pengumpulan informasi biometrik ini dilakukan di Kantor Kemenag Kulonprogo, Rabu (3/9/2025). “Jemaah haji yang berangkat ke Arab Saudi perlu melengkapi dokumen administrasi dan rekam biometrik ini sebagai syarat proses penerbitan visa,” katanya kepada wartawan, Rabu (3/9/2025).
Rekam biometrik dilakukan di Indonesia agar mempercepat proses tiba jemaah haji di Arab Saudi. Sebab dua musim haji sebelumnya, rekam biometrik dilakukan di Arab Saudi ketika jemaah baru turun dari pesawat. Wahib menyampaikan langkah ini diambil dengan tujuan untuk memperlancar perjalanan.
“Untuk rekam biometrik di Kantor Kemenag dilayani sampai 15 September nanti sehingga bisa disesuaikan agar antrean tidak terlalu lama,” tambahnya. Rekam biometrik dilakukan secara kolektif agar memudahkan pelayanan. Apalagi mayoritas jemaah haji Kulonprogo 2026 masuk kelompok rentan.
Wahib berujar visa merupakan kelengkapan administrasi yang wajib dipenuhi jemaah haji. Visa bertujuan untuk melindungi jemaah haji secara administratif. “Layanan rekam biometrik bisa dimanfaatkan semua jemaah tanpa diskriminasi,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kulonprogo, Mulyono menambahkan untuk paspor seluruh jemaah haji 2026 sudah selesai pembuatannya. Rekam biometrik sebagai proses lanjut syarat administrasi yang harus dipenuhi. Rekam biometrik dilakukan dengan menggunakan aplikasi bio visa.
“Bio visa merupakan aplikasi untuk merekam data biometrik jemaah haji yang berangkat. Dijamin data biometriknya aman,” ujarnya.
Adapun data biometrik yang diberikan seperti foto paspor, foto wajah, dan foto sidik 10 jari. Mulyono mengungkapkan rekam biometrik dapat dilakukan melalui HP dengan spesifikai yang memadai. Untuk memudahkan jemaah haji Kulonprogo 2026 difasilitasi rekam biometrik secara kolektif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BBGRM Kulonprogo 2026 berakhir, swadaya warga tembus Rp16,6 miliar. Infrastruktur dan pemberdayaan jadi fokus utama.
Kejagung menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi IUP PT QSS terkait dugaan ekspor bauksit ilegal di Kalimantan Barat.
Kemenkes mencatat 2,3 juta anak Indonesia belum pernah imunisasi dalam tiga tahun terakhir. RI kini masuk enam besar dunia kasus zero dose.
Harga emas Pegadaian hari ini 23 Mei 2026 turun. Cek daftar lengkap harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 terbaru di sini.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.