120 Personel Polres Bantul Disiagakan Hadapi Ancaman Karhutla
Polres Bantul menyiagakan 120 personel untuk mengantisipasi Karhutla di tengah ancaman kemarau lebih kering akibat El Nino.
Penampakan progres pembangunan jembatan Pucunggrowong yang terletak di Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Bantul belum lama ini. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Jembatan Pucunggrowong, di atas Kali Celeng, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, mengalami kerusakan akibat banjir besar pada awal 2024 lalu. Tanggul di sisi timur jembatan tergerus air hingga membahayakan pengguna jalan.
"Karena erosi, terkena banjir, terkena arus besar. Jadi ya hampir setahun jembatan itu rusak dan tidak dilewati. Jembatan itu berada di atas kali celeng," jelas Panewu Imogiri, Slamet Santosa, Senin (8/9/2025).
BACA JUGA: Pembangunan Jembatan Pucunggrowong Ditarget Selesai Oktober 2025
Ia menambahkan, di atas Kali Celeng sebenarnya terdapat dua jembatan lain selain Jembatan Pucunggrowong. Namun, salah satunya hanyalah jembatan sesek sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
"Jadi, ya kami harap dengan dibenahi Jembatan Pucunggrowong bisa memperlancar arus lalu lintas dari Karangtengah, Kalurahan Sriharjo ke arah timur atau Karangrejek dan meningkatkan mobilitas masyarakat," katanya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) pun melakukan pembenahan sejak beberapa waktu lalu. Plt Kepala DPUPKP Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon, memastikan pekerjaan masih berjalan.
"Kemarin, progres pengerjaan sudah hampir 65 persen. Itu kan dibenahi karena terkena bencana alam pada beberapa waktu yang lalu. Terkena banjir. Jadi perlu penanganan," ujarnya.
Target penyelesaian pembenahan ditetapkan pada Oktober 2025. Dengan begitu, masyarakat bisa kembali memanfaatkan jembatan tersebut untuk kegiatan sehari-hari.
Pasalnya, keberadaan Jembatan Pucunggrowong sangat penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan mobilitas warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul menyiagakan 120 personel untuk mengantisipasi Karhutla di tengah ancaman kemarau lebih kering akibat El Nino.
Hipertensi tak selalu disebabkan makanan. Tujuh kebiasaan sehari-hari, mulai dari konsumsi garam hingga kurang tidur, bisa memengaruhi tekanan darah.
Anggota DPRD Jateng Muhammad Farchan meminta rencana PLTP Gunung Ungaran dikaji ulang karena menyangkut sumber air, lingkungan, dan cagar budaya.
Guru SD menyoroti fenomena anak socially awkward di sekolah di tengah meluasnya smartphone dan AI serta pentingnya interaksi langsung.
Kemensos menahan sementara bansos untuk lebih dari 1.400 KPM terindikasi judol. Verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Kemenhut menetapkan MTN dan AK sebagai tersangka pembakaran hutan di Tanjung Jabung Barat, Jambi. Keduanya terancam pidana hingga 15 tahun.