Medan Sulit Bikin Harga Air Bersih Gedangsari Rp350.000 per Tangki
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
Dana Desa. - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Gunungkidul mencatat masih ada dua kalurahan yang belum mencairkan dana desa termin kedua 2025. Ditargetkan pencairan bisa terlaksana di akhir September ini.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, DPMKP2KB Gunungkidul, Khoiru Rahmat mengatakan, pencairan dana desa berjalan lancar. Pasalnya, hingga sekarang sudah ada 142 kalurahan yang telah mencairkan anggaran tersebut untuk kedua kalinya di tahun ini.
“Dana desa dicairkan dalam dua termin dan mayoritas kalurahan di Gunungkidul sudah mencairkan,” kata Khoiru, Senin (15/9/2025).
BACA JUGA: Airlangga: Lima Program Prioritas Presiden Bisa Tampung 3 Juta Lebih Pekerja
Total pagu anggaran dana desa di Kabupaten Gunungkidul sebesar Rp168.808.759.000. Tahap pertama sudah dicairkan sebesar Rp99.683.395.526.
Sedangkan di tahap kedua, ada pagu Rp68.354.761.874, namun masih ada sisa anggaran Rp770.601.600 yang belum dicairkan. Pagu ini belum tersalurkan merupakan alokasi dana desa untuk Kalurahan Bohol, Rongkop dan Serut di Kapanewon Gedangsari.
“Dua kalurahan ini yang belum mencairkan dana desa di tahap kedua,” katanya.
Menurut Khoiru sudah melakukan identifikasi dan proses pendampingan kepada dua kalurahan ini. Adapun hasilnya, kedua kalurahan belum bisa memenuhi persyaratan untuk pencairan termin kedua.
Sesuai dengan ketentuan dalam Surat Edaran Menteri Keuangan Nomor: S-9/MK/PK/2025 tentang Penyaluran Dana Desa Tahap Kedua, maka setiap kalurahan diwajibkan membentuk koperasi merah putih sebagai syarat pencairan. Di sisi lain, pengajuan pencairan di tahap terakhir diwajibkan menyertakan laporan realisasi penyerapan dana desa termin pertama.
“Penyerapan paling sedikit 60% dan rata-rata capaian keluaran menunjukkan paling rendah sebesar 40%. Adapun kalurahan masih fokus menyelesaikan kegiatan agar syarat penyerapan bisa terpenuhi,” ungkapnya.
Saat ini dua kalurahan sedang berproses untuk memenuhi persyaratan tersebut. “Terus kita dampingi sesuai dengan ketentuan berlaku,” katanya.
Carik Serut Gedangsari, Nuri Khasanan saat dikonfirmasi membenarkan, kalurahannya menjadi salah satu wilayah yang belum mencairkan dana desa termin kedua. Total pagu diberikan tahun ini sebesar Rp1,1 miliar dan tersalurkan Rp711 juta.
“Kekurangannya dicairkan di termin kedua, tapi sekarang baru proses pencairan,” kata Nuri saat dihubungi, Senin siang.
BACA JUGA: Puluhan Ribu Warga Turki Turun ke Jalan, Tuntut Erdogan Mundur
Menurut dia, proses pencairan termin kedua agak terhambat karena ada kendala dalam perencanaan. Meski demikian, hal tersebut sudah dapat ditangani setelah dikonsultasikan dengan Pemkab Gunungkidul.
“Masalahnya tentang Pengusaha Kena Pajak [PKP] harus dibayar terlebih dahulu, tapi setelah dikonsultasikan bukan jadi kendala sehingga proses dapat dijalankan. Sehingga bisa tetap berjalan dan sekarang sudah memroses pencairan termin kedua,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
Erupsi GAK menutup delapan bandara. Menhub meminta maskapai memfasilitasi refund dan reschedule, dengan refund tiket 100 persen.
SIM Keliling Bantul Selama September 2026 hadir malam hari di Kantor Dinas Arsip Prov. DIY. Cek jadwal, jam, dan syaratnya.
Cek jadwal Samsat Keliling Sleman hari ini, lokasi, jam pelayanan, serta syarat pajak kendaraan tahunan dan lima tahunan.
Perpanjang SIM di Jogja lebih mudah lewat SIM Keliling dan Drive Thru. Cek jadwal, lokasi, syarat, dan biaya September 2026.
Data desil bansos di Kulonprogo kerap berubah. Pendamping PKH menjelaskan mekanisme pemutakhiran data dan proses Musyawarah Kalurahan.