785 NIK Lansia Penerima Bansos Kulonprogo Dipakai Judol, DPRD Desak Evaluasi
Sebanyak 785 lansia penerima bansos Kulonprogo terindikasi judol. DPRD meminta penelusuran dan evaluasi agar bantuan tepat sasaran.
Istimewa - kunjungan dari Dinas Pariwisata ke lokasi pembangunan lapangan paralayang di Banjarasri, Kalibawang beberapa waktu lalu
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kulonprogo sedang membangun kawasan paralayang di Perbukitan Menoreh tepatnya di Kalurahan Banjarasri, Kapanewon Kalibawang. Waktu pengerjaannya selama 150 kalender yang sudah dimulai sejak Juli 2025 lalu. Fasilitas paralayang ini akan menjadi yang pertama dimiliki Kulonprogo nantinya.
Pelaksana tugas Kepala Dispar Kulonprogo, Sutarman menyampaikan, progres di September 2025 ini realisasi fisiknya sudah sampai 52,24 persen. Capaian tersebut sudah melampaui target fisik yang menurut jadwal 39,12 persen.
BACA JUGA: Terdakwa Duel Gangster di Sukoharjo Divonis 5 Tahun Penjara
"Jadi capaian realisasi fisiknya plus 11,12 persen. Pembangunan lapangan paralayang ini untuk melayani kebutuhan bagi atlet dan penggemar paralayang," katanya kepada wartawan, Kamis (18/9/2025).
Sutarman mengatakan lokasi Banjarasri dipilih menjadi lapangan paralayang sudah sesuai pertimbangan dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Baik dari sisi pemandangan bagus dan sisi teknis lama terbang di udara baik di lokasi tersebut. Pertimbang dari FASI ini sudah diberikan sejak sebelum dalam proses lelang sehingga ditentukan lokasi tersebut.
"Rekomendasi FASI lokasi itu waktu lama terbang lebih panjang. Di Gunungkidul dalam setahun hanya bisa terbang tiga bulan sedangkan di Banjarasri itu bisa sekitar delapan bulan dalam setahun," ujarya.
Lokasi paralayang ini juga sangat cocok kecepatan anginnya. Apalagi di Banjarasri ini memiliki view pegunungan yang indah sebagai bagian keragaman destinasi wisata. Diharapkan wisatawan dapat berkunjung guna meningkatkan perekonomian masyarakat. "Progres pembangunannya saat ini deviasinya sangat positif dilihat dari capaiannya sekarang ini," ucap Sutarman.
BACA JUGA: Ditunjuk Jadi Menpora, Erick Thohir: Kita Harus Lakukan Terobosan
Dia berharap jika pembangunan lapangan paralayang ini sudah tuntas dapat dimanfaatkan dengan optimal penggemar dan atlet olahraga paralayang. Apalagi bisa digunakan secara berkala sehingga mengaktifkan warung dan UMKM setempat. "Tujuannya agar ekonominya dapat berkembang lagi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 785 lansia penerima bansos Kulonprogo terindikasi judol. DPRD meminta penelusuran dan evaluasi agar bantuan tepat sasaran.
KAI menambah 3 perjalanan KA menuju Jakarta dari Jogja, Malang, dan Semarang serta meningkatkan kapasitas KA Anggrek dan Gumarang.
AirNav memperpanjang penutupan tiga bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026.
Pemerintah menyiapkan Rp40 triliun untuk membayar angsuran dan bunga Kopdes yang jatuh tempo 27-28 September 2026.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau hingga 50.000 kaki yang berdampak pada empat bandara dan keselamatan penerbangan.
Bandara YIA membatalkan 9 penerbangan dan menunda 1 penerbangan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.