Lereng Merapi Bersiap Panen Lebih Besar Saat Kebun Kopi Meluas
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menegaskan relawan palang merah Indonesia (PMI) memiliki perang penting dalam memberikan layanan kepada masyarakat rentan dalam berbagai kondisi kedaruratan. Hal ini dia sampaikan dalam pelaksanaan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) dan Temu Karya Bakti Karya PMI DIY di Jaka Garong Camp Ground dan Outbound Turi, Sleman, Senin (29/9/2025).
BACA JUGA: Pengurusan PBG di Sleman Tertinggi
Kegiatan ini melibatkan relawan PMI seluruh DIY di antaranya Palang Merah Remaja (PMR), Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR), dan Donor Darah Sukarela (DDS), staf, pengurus, serta masyarakat di Kapanewon Turi.
Menurut Danang, keberadaan PMI selama ini telah terbukti mampu melaksanakan tugas dari waktu ke waktu dengan sangat baik. Kapasitas, kinerja, dan profesionalisme anggota PMI dapat terus diandalkan dalam memberikan layanan utama bagi masyarakat rentan dalam berbagai kondisi kedaruratan.
Kemanusiaan, kata dia menjadi hal paling penting dalam penyelenggaraan Jumbara dan Tamu Karya Bakti. Pengetahuan, keterampilan, dan karakter kepalangmerahan juga menjadi pengetahuan penting yang relawan dapat selama acara ini berlangsung.
“Relawan juga bisa memahami arti penting persahabatan, kebersamaan, dan kekeluargaan,” kata Danang dalam keterangan tertulis.
Dia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi modal bagi seluruh anggota PMI sebagai kader relawan yang siap memberikan dukungan, bantuan, dan semangat keterampilan hidup sehat baik bagi diri sendiri, lingkungan pendidikan, maupun lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini diakhiri dengan pelaksanaan upacara penutupan yang dihadiri Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo dan jajarannya, serta, seluruh peserta Jumbara dan Temu Karya Bakti PMI se-DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.