Jelang Iduladha, Permintaan Kambing di Bantul Diprediksi Meningkat
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Pelantikan lima kepala dinas baru hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang digelar oleh Pemkab Bantul pada Kamis (30/10/2025). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul Abdul Halim Muslih melantik pejabat baru hasil seleksi terbuka Jabatan Pemimpin Tinggi Pratama, di Pendopo Manggala Parasamya, Kamis (30/10/2025). Ia menekankan pentingnya profesionalisme, sensitivitas publik, dan efisiensi anggaran di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Kelima pejabat baru tersebut yakni Reni Mariastuti, Kepala BKPSDM Bantul (sebelumnya Kepala Bagian Umum dan Protokol Setda Bantul); Afif Umahatun, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMKal) Bantul (sebelumnya Sekretaris DPMKal); dan Mujahid Amrudin, Kepala Pelaksana BPBD Bantul (sebelumnya Sekretaris Disnakertrans Bantul).
Selanjutnya ada Jimmy Simbolon, Kepala DPUPKP Bantul (sebelumnya Sekretaris dinas tersebut); dan Dian Mutiara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul (sebelumnya Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda Bantul).
Dalam sambutannya, Bupati Halim menyebut bahwa pelantikan itu harus dijadikan momentum untuk memperkuat komitmen moral dan profesionalisme dalam menjalankan amanah publik. “Setiap pelantikan harus didasari komitmen untuk melakukan hal yang lebih baik dari sebelumnya. Ini bukan seremoni, tapi ada fakta integritas yang tersurat maupun tersirat,” kata Halim.
Ia mengingatkan para pejabat baru untuk menjaga kepercayaan publik dan meningkatkan sensitivitas terhadap kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal. Menurutnya, kapasitas keuangan daerah menurun akibat kebijakan pemerintah pusat, sementara harapan masyarakat terus meningkat.
"Kita menghadapi kondisi fiskal yang menurun, tapi ekspektasi publik terus naik. Maka yang dibutuhkan adalah sensitivitas tinggi dan kreativitas dalam menentukan prioritas,” ujarnya.
Halim juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran. Ia menyebut Pemkab Bantul melakukan pemangkasan besar-besaran terhadap biaya perjalanan dinas, konsumsi, hingga listrik kantor untuk mengalihkan dana pada belanja modal dan pelayanan publik. “Kami pangkas perjalanan dinas, konsumsi, bahkan listrik dan AC di kantor. Fokus sekarang adalah public heavy, bukan bureaucracy heavy,” katanya.
Ia menutup arahannya dengan pesan kuat soal kepercayaan publik, mengutip petuah Sri Sultan Hamengku Buwono IX. “Kehilangan harta bukan apa-apa, kehilangan nyawa kehilangan separuh, tapi kehilangan kepercayaan berarti kehilangan segalanya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.