YIA Bantu Perahu Evakuasi, Perkuat Mitigasi Bencana di Kulonprogo
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.
Peringatan untuk tidak mandi di laut di Pantai Glagah./Instagram-@sarglagah
Harianjogja.com, KULONPROGO—Abrasi di pesisir pantai Kabupaten Kulonprogo tiap tahun makin parah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulonprogo melakukan segala upaya untuk menanggulanginya.
Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kulonprogo, Fita Maharani menjelaskan, kondisi abrasi di pantai selatan bumi Binangun sudah cukup parah. Lantaran telah merusak fasilitas umum yang ada dan sudah mempengaruhi kualitas air konsumsi bagi masyarakat.
Selain itu, menurutnya, dampak abrasi juga merusak vegetasi wilayah pantai, air sumur sudah terkontaminasi asin atau intrusi air laut serta banyaknya sampah di pantai.
"Untuk menekan abrasi DLH melakukan penanaman pohon anggur laut yang mempunyai fungsi memecah angin laut dan membantu mengurangi laju abrasi," katanya kepada Harianjogja.com, Senin (3/11/2025).
Fita mengungkapkan, ada juga kegiatan menanam pohon mangrove di wilayah muara sungai Progo. Tujuannya untuk mengurangi arus sungai yang menghilangkan pasir.
Lantaran jika tidak dilakukan seperti itu dapat menimbulkan abrasi yang lebih rentan terjadi. "Upaya lainnya melakukan penanaman di sempadan pantai dan berkoordinasi lintas OPD untuk membantu menghambat abrasi seperti dengan DPU," lanjut Fita.
Saat ini sedang direncanakan pembuatan beton pemecah ombak. Fita mengungkapkan, langkah itu dari Kementerian Pekerjaan Umum. Tentunya berkoordinasi juga dengan OPD di tingkat provinsi.
Kepada masyarakat pesisir, selalu dilakukan sosialisasi penanaman pohon di sekitar pantai. Termasuk himbauan untuk menjaga lingkungan dan kerusakan pantai akibat abrasi. "DLH juga rutin memberikan bantuan bibit tanaman kepada masyarakat untuk ditanam sekitar rumahnya dan daerah rawan kerusakan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.
Harga solar Shell naik menjadi Rp21.910 per liter mulai 1 Agustus 2026, sementara Pertamax, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo turun.
Kalender Agustus 2026 memiliki dua hari libur nasional tanpa cuti bersama. Simak daftar tanggal merah dan peluang long weekend.
Harga emas Antam hari ini, Sabtu 1 Agustus 2026, turun Rp20.000 menjadi Rp2.603.000 per gram. Simak daftar harga dan buyback terbaru.
James Riady menegaskan mal Lippo tidak memasang pagar tambahan dan optimistis ekonomi Indonesia tetap menarik bagi investor global.
Memvalidasi setiap informasi kontak resmi menjadi langkah penting sebelum memilih layanan pinjaman online. Berikut adalah beberapa alasan yang mendasarinya.