Pendidikan IT di SD Sleman Disiapkan, Fasilitas Jadi Tantangan
DPRD Sleman mendorong muatan lokal IT di SD. Penerapannya bertahap karena keterbatasan komputer dan jaringan internet di sekolah
Ilustrasi difabel/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA— Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Jogja hingga kini masih menunggu petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diperuntukkan bagi lansia dan penyandang disabilitas pra sejahtera.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsosnakertrans Kota Jogja, Supriyanto, mengatakan pihaknya belum menerima arahan teknis maupun data sasaran penerima di lapangan.
“Untuk penyaluran MBG bagi lansia pra sejahtera kami masih menunggu juknisnya dari pemerintah pusat,” kata Supriyanto, Kamis (7/11/2025).
Meski demikian, Pemkot Jogja sudah memiliki program bantuan serupa bagi lansia pra sejahtera melalui program Asistensi Sosial Lanjut Usia Miskin (ASLUM) yang bersumber dari APBD Kota Jogja.
“Untuk lansia dan penyandang disabilitas, Pemkot Jogja sudah ada beberapa program lain,” ujarnya.
Supriyanto menjelaskan, program ASLUM menyasar 1.136 orang lansia pra sejahtera pada tahun ini. Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp300.000 per orang per bulan, yang disalurkan untuk periode Oktober–Desember 2025 sekaligus pada akhir tahun ini.
“Program ASLUM masuk dalam APBD Perubahan tahun anggaran 2025. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar lansia pra sejahtera,” jelasnya.
Pada tahun sebelumnya, Dinsosnakertrans juga telah menyalurkan bantuan serupa kepada 1.160 penerima dengan nominal yang sama untuk periode November–Desember 2024.
Lebih lanjut, Supriyanto menambahkan bahwa penerima ASLUM merupakan warga yang terdaftar dalam Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS) dan juga berpotensi menerima bantuan sosial lain dari berbagai sumber.
“Bantuan untuk lansia juga ada yang berasal dari APBN melalui Program Keluarga Harapan (PKH), program sembako, dan Jaminan Sosial Lanjut Usia (JSLU) dari APBD DIY,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman mendorong muatan lokal IT di SD. Penerapannya bertahap karena keterbatasan komputer dan jaringan internet di sekolah
PSIM Jogja menahan imbang Isenmulang Kalteng FC 0-0. Guntur Cahyo Utomo mensyukuri satu poin yang memutus lima kekalahan beruntun.
Survei 2026 menunjukkan milenial dan Gen Z memprioritaskan traveling, pengalaman lokal, kuliner khas, dan fleksibilitas kerja.
Pangkalan Udara Kadena di Jepang melarang kendaraan BYD masuk karena kekhawatiran risiko keamanan terhadap instalasi militer AS.
Ketua DPRD Kota Jogja membuka Turnamen Pingpong Cup 2026 di Pakuncen, Wirobrajan, untuk mendorong prestasi atlet dan budaya hidup sehat.
Hujan kembali mengguyur Bantul setelah kemarau panjang, tetapi BPBD masih menyalurkan air bersih karena sumur warga belum pulih.