Bermain Petak Umpet, Kepala Bocah SD di Semanu Terjepit Tembok
Siswi SD di Kalurahan Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, berhasil dievakuasi setelah kepalanya terjepit di sela tembok saat bermain petak umpet.
Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (IST/Freepik)\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 25 smart LPJU mulai dipasang di Jalan Kalipentung–Putat, memungkinkan pemantauan dan pengontrolan lampu secara daring untuk meningkatkan keamanan jalan. Total anggaran untuk pengadaan mencapai Rp625 juta.
Sekretaris Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji, mengatakan ada terobosan baru dalam pemasangan fasilitas LPJU di ruas jalan di Bumi Handayani. Pasalnya, mulai saat ini dipasang smart LPJU sehingga memudahkan dalam upaya pengecekan hingga pengontrolan keterangan lampu secara daring (online).
“Jadi, basisnya aplikasi yang bisa dilihat secara daring. Jadi, bisa hidup dan dimatikan dari jarak jauh. Nyalanya juga bisa diatur sehingga efisien dalam penggunaan listrik,” katanya, Jumat (21/11/2025).
Bayu menjelaskan, keunggulan lain dari smart LPJU adalah bisa terdeteksi kerusakan lebih cepat sehingga langsung dapat diperbaiki secepatnya. “Pengoperasiannya juga menggunakan jaringan internet sehingga bisa dipantau kapan saja secara daring,” kata mantan Kepala Bidang Perhubungan ini.
Ditambahkannya, untuk pemanfaatan teknologi ini sudah dipasang 25 smart LPJU di Jalan Kalipentung–Putat di Kapanewon Patuk. Pengadaan fasilitas ini dengan bantuan anggaran dari Dana Keistimewaan sebesar Rp625 juta.
“Harapannya dengan penambahan fasilitas LPJU, tidak hanya membuat jalanan semakin terang sehingga kerawanan kecelakaan berkurang, tetapi juga mengurangi risiko tindak pidana kejahatan,” kata Bayu lagi.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul Supriyadi mengatakan kebutuhan PJU yang masih belum standar karena masih banyak jalan yang relatif gelap saat malam hari. Oleh karena itu, hal ini harus menjadi perhatian serius dan diharapkan Pemkab terus berupaya menambah fasilitas ini, meskipun dilaksanakan secara bertahap.
“Memang kemampuan anggaran daerah jadi kendala karena yang dimiliki masih terbatas. Tapi, harus tetap ada upaya menambah secara bertahap dan berkelanjutan,” kata Supriyadi.
Pihaknya siap mendukung penuh upaya Pemkab Gunungkidul dalam mencari sumber dana lain yang dapat mempercepat pemenuhan PJU. Pasalnya, penerangan jalan umum menjadi sarana vital bagi masyarakat untuk mengurangi risiko kecelakaan maupun kriminalitas.
“Semakin terang jalan, maka potensi kecelakaan juga berkurang. Pengguna jalan juga lebih nyaman saat jalanan terang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswi SD di Kalurahan Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, berhasil dievakuasi setelah kepalanya terjepit di sela tembok saat bermain petak umpet.
Kemenaker akan mengklarifikasi perbedaan data PHK dengan Apindo setelah muncul selisih angka pekerja terdampak sepanjang 2026.
Warga Gowongan dari anak-anak hingga lansia dapat belajar tari klasik Yogyakarta gratis melalui Kampung Menari Hasta Budaya.
Kasus rubella di Bantul naik menjadi 35 kasus pada 2026. Dinkes mempercepat imunisasi MR melalui BIAS mulai Agustus.
PM Prancis mengklaim kebakaran hutan mulai terkendali meski luas lahan terbakar telah melampaui rekor sebelumnya.
Sejumlah orang tewas dalam penembakan di Idaho, AS. Polisi menyatakan ancaman telah berakhir, sementara penyelidikan masih berlangsung.