Manajer PSIM Jogja Sebut Hukuman Tambahan Ze Valente Jadi Pukulan Telak
PSIM Jogja kehilangan Ze Valente untuk dua laga kandang melawan Borneo FC dan Dewa United setelah Komdis PSSI menjatuhkan hukuman tambahan.
Lurah Gowongan, Tika Andriatiavita menunjukkan buku “Serunya Pilah Sampah di Rumah Mas Jos” di Kantor Kelurahan Gowongan, Jumat (28/11/2025). - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Buku “Serunya Pilah Sampah di Rumah Mas Jos” resmi dirilis Kelurahan Gowongan untuk membantu anak usia dini mengenal pemilahan sampah secara menyenangkan.
Inovasi ini disiapkan untuk memudahkan pemahaman tentang pemilahan sampah sejak usia PAUD dengan pendekatan visual dan cerita sederhana. Buku tersebut dirancang sendiri oleh Kelurahan Gowongan dan akan dibagikan ke seluruh sekolah PAUD di wilayah itu.
Materinya disederhanakan agar anak-anak bisa memahami perbedaan sampah organik dan anorganik melalui contoh sehari-hari, seperti sisa sayur, kulit buah, hingga jenis plastik tertentu. Buku ini diluncurkan pada Rabu (26/11/2025) lalu.
“Kami membuat karena ingin memperkenalkan pemilahan ini untuk anak-anak usia PAUD. Jadi kami menyusun buku cerita bergambar yang akan didistribusikan ke masing-masing PAUD di Gowongan,” kata Lurah Gowongan, Tika Andriatiavita, Jumat (28/11/2025).
Tika menjelaskan bahwa konsep buku cerita dipilih karena anak-anak PAUD terbiasa dengan kegiatan mendongeng. Melalui visual yang berwarna dan alur cerita ringan, pemahaman tentang Mas Jos diharapkan dapat tertanam secara alami.
“Kenapa cerita bergambar? Karena ada kebiasaan mendongeng di PAUD. Jadi kami memasukkan tentang Mas Jos dan pemilahan sampah secara sederhana dengan harapan generasi berikutnya di Gowongan sudah terbiasa memilah sampah,” ujarnya.
Ia mengatakan langkah ini diharapkan dapat mengubah pola pikir anak-anak dari sekadar membuang sampah pada tempatnya menjadi memilah sesuai jenisnya. Sosialisasi program Mas Jos juga terus digencarkan, bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga masyarakat dewasa di Gowongan.
“Kami juga menyosialisasikan pengelolaan sampah organik dan anorganik kepada warga pada umumnya. Ada banyak sarana seperti biopori jumbo, takakura, ember pengolahan, hingga off-taker yang setiap hari bisa mengambil sampah organik,” katanya.
Menurutnya, edukasi mengenai pengelolaan sampah harus berlangsung terus-menerus tanpa menunggu momentum khusus. Dengan berbagai fasilitas dan saluran edukasi yang sudah ada, Kelurahan Gowongan berharap partisipasi warga dalam mendukung program Mas Jos yang digagas Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, semakin meningkat di semua kalangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja kehilangan Ze Valente untuk dua laga kandang melawan Borneo FC dan Dewa United setelah Komdis PSSI menjatuhkan hukuman tambahan.
Google menyiapkan Googlebook dengan keyboard yang bisa dilepas. Simak perbedaannya dari laptop convertible dan hal yang perlu ditunggu pengguna Indonesia.
FIFPRO mengumumkan 26 nominasi Men's World 11 2026. Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Harry Kane, dan Lamine Yamal masuk daftar.
Sejumlah fitur bawaan iPhone dapat menguras baterai meski perangkat tidak digunakan. Simak tujuh penyebab dan cara menghemat dayanya.
Cristiano Ronaldo tidak masuk skuad Al-Nassr untuk menghadapi Pakhtakor di Liga Champions AFC. Ange Postecoglou memilih mengistirahatkannya.
MotoGP Qatar terancam hanya diikuti 13 pembalap setelah Yamaha mundur dan sejumlah rider mengalami cedera serta masalah kesehatan.