Dua SPPG di Kulonprogo Masih Disetop, Perizinan Jadi Sorotan
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab mendorong tertib perizinan dan penguatan SOP program MBG.
Ruang tunggu Bandara YIA di Kulonprogo, Kamis (6/1/2022)./Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) menyalurkan bantuan pendidikan, kebencanaan, dan dukungan penyandang disabilitas dengan nilai ratusan juta rupiah.
General Manager Bandara YIA, Ruly Artha, menjelaskan bahwa pemberian bantuan ini merupakan upaya Injourney Airports untuk memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat di wilayah operasionalnya. Khusus untuk sektor pendidikan, total bantuan yang disalurkan senilai Rp80 juta. Dana tersebut diberikan kepada lima sekolah di Kulonprogo dan kabupaten/kota lain di DIY.
“Bantuan ini difokuskan pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Harapannya, mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi para siswa,” ujar Ruly kepada wartawan, Senin (1/12/2025).
Ia berharap langkah yang dilakukan Bandara YIA ini dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan di DIY. Sementara itu, bantuan untuk kebencanaan ditujukan bagi warga di Perumahan Bumi Progo Sejahtera. Lingkungan tersebut, kata Ruly, kerap mengalami banjir.
“Bantuan kebencanaan ini diperuntukkan bagi pekerjaan persiapan pembangunan talud di Perumahan Bumi Progo Sejahtera,” lanjutnya. Pembuatan talud ini menjadi langkah mitigasi dan penguatan perlindungan kawasan tersebut dari risiko bencana.
Selanjutnya, dukungan bagi penyandang disabilitas diberikan berupa 14 unit kaki palsu. Bantuan tersebut senilai Rp98 juta dan penyalurannya dilakukan melalui kerja sama dengan Yayasan Rehabilitasi YAKUM. Pemberian kaki palsu bertujuan agar para penerima memperoleh mobilitas yang lebih baik dan dapat meningkatkan kualitas hidupnya sebagai pejuang harapan keluarga.
Ruly menegaskan bahwa serangkaian pemberian bantuan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial. “Bandara YIA tidak hanya hadir sebagai simpul transportasi, melainkan juga sebagai bagian dari masyarakat yang berupaya memberikan kontribusi positif yang dapat dirasakan langsung,” ucap Ruly.
Kontribusi tersebut mencakup bidang pendidikan, lingkungan, maupun dukungan bagi para penyandang disabilitas. Ruly memastikan Bandara YIA berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. “Khususnya dalam bidang kehidupan sosial yang inklusif,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab mendorong tertib perizinan dan penguatan SOP program MBG.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.