Investasi Sleman Tembus Rp931,7 Miliar, Kelistrikan Terbesar
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Ilustrasi embung./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman menyiapkan pembangunan Embung Watu Kucir di Kalurahan Wonokerto, Turi, dengan jogging track. Pelaksanaan oleh BBWSSO diproyeksikan 2026.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Arif Hariyanto, mengatakan pembangunan embung tersebut akan dilaksanakan oleh Satuan Kerja (Satker) Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) pada tahun 2026.
“Embung itu kan sebenarnya dalam rangka konservasi air tanah, tapi BBWSSO meminta ada properti lain, seperti jogging track, parkir, toilet. Berarti kami harus meninjau ulang DED (Detail Engineering Design),” kata Arif saat dihubungi, Selasa (2/12/2025).
Lahan yang akan digunakan untuk membangun embung tersebut berstatus Tanah Kas Desa (TKD). Oleh karena itu, Pemerintah Kalurahan perlu mengurus perizinan penggunaannya kepada Gubernur DIY bersama Dinas Tata Ruang (Dispertaru) Sleman.
Sembari pengurusan izin tersebut, Bidang SDA DPUPKP Sleman akan meninjau ulang DED dan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak berkepentingan. Menjelang pergantian tahun, DPUPKP akan mengundang pemangku kalurahan, Dispertaru, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman.
Berkas administrasi, termasuk surat palilah (izin penggunaan lahan), nantinya akan diunggah di platform digital milik Kementerian PU yang bernama Sistem Informasi Program Usulan Irigasi (SiPuri). Sistem ini akan mempermudah proses pengajuan, verifikasi, dan validasi usulan kegiatan infrastruktur irigasi secara daring.
Pelaksanaan program ini mendasarkan pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, Serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan.
“Semua kegiatan yang bersumber anggaran dari APBN, input pengusulannya lewat SiPuri,” jelasnya.
Rencana awal, Embung Watu Kucir akan memiliki luasan sekitar 3.000 meter persegi. Namun, karena adanya peninjauan ulang DED, luasan tersebut kemungkinan akan bertambah. Anggaran pembangunan satu embung diperkirakan menyedot APBD hingga Rp8 miliar.
Selain Embung Watu Kucir, DPUPKP Sleman sebenarnya juga telah mengajukan pembangunan Embung Sipentol di Kalurahan Sedangarum, Kapanewon Minggir. Hanya saja, proses perizinan penggunaan TKD di tingkat kalurahan berjalan lambat. Kemungkinan, pembangunan embung pada 2026 hanya dapat dilakukan di Wonokerto.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengharapkan adanya pembangunan dua embung pada 2026 di Sleman utara dan barat. Mengenai pemanfaatan embung untuk latihan cabang olahraga dayung, ia belum dapat memastikan. “Mungkin terbatas kalau dipakai latihan dayung,” kata Harda.
Menurut DPUPKP, perlu ada kajian mendalam mengenai pemanfaatan embung selain untuk konservasi air tanah, agar pemanfaatannya di masa depan tidak menimbulkan persoalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Polresta Jogja memecah berkas 19 tersangka kasus Little Aresha Daycare menjadi dua kelompok berdasarkan dugaan peran. Jumlah korban kini mencapai 157 anak.
CEO Grammy Harvey Mason Jr. tanggapi keputusan BTS mundur dari Grammy 2027. Ia sedih tapi hormati, dan klarifikasi tujuan kategori Best Asian Pop.
KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus OTT Pemalang, termasuk Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan seorang staf administrasi KPK. Penyidikan dilakukan dalam
Concacaf bergabung dengan UEFA mengkritik proposal FIFA Forward Enterprise. Transparansi dan proses konsultasi menjadi sorotan utama terhadap rencana bisnis bar
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan satu grup penggilingan beras meraup keuntungan hingga Rp2 triliun per bulan. Kementan menyebut potensi k