Sekolah Rakyat Kulonprogo Beroperasi Meski Pembangunan Belum Tuntas
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.
Ilustrasi rumah sakit/Reuters
Harianjogja.com, KULONPROGO—RSUD Nyi Ageng Serang merampungkan pembangunan gedung hemodialisa dan rawat jalan, namun layanan cuci darah baru dapat dibuka pertengahan 2026.
Perizinan operasional merupakan syarat utama sebelum layanan hemodialisa dapat diberikan kepada pasien. Target operasional ditetapkan pada Juli–Agustus 2026 usai seluruh proses izin selesai dan perangkat alat tiba pada Januari 2026. Rumah sakit juga telah mempersiapkan tim SDM khusus.
RSUD NAS belum pernah memiliki fasilitas hemodialisa sejak didirikan, sehingga hadirnya layanan ini menjadi capaian penting bagi masyarakat Kulonprogo. Gedung dengan kapasitas 10 tempat tidur ini diharapkan mengurangi rujukan pasien ke Bantul, Gamping, atau Wates. Wakil Bupati Ambar Purwoko menegaskan komitmen peningkatan pelayanan bagi warga melalui sarpras kesehatan yang semakin lengkap.
Direktur RSUD NAS, Baning Rahayujati mengatakan, kondisi tersebut lantaran membutuhkan proses dan tahapan perizinan sebelum akhirnya bisa melayani pasien cuci darah. Menurutnya, proses tersebut membutuhkan waktu sehingga baru bisa melayani pasien cuci darah semester dua 2026.
"Kami targetnya Juli atau Agustus sudah bisa layani pasien hemodialisa karena perizinan yang bertahap satu per satu membutuhkan waktu yang tidak singkat," katanya kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).
Selain perizinan operasional layanan cuci darah, RSUD NAS masih menunggu alatnya juga yang baru akan tiba Januari 2026 nanti. Sementara untuk secara sumber daya manusia (SDM) sudah terdapat satu tim untuk penanganan hemodialisa. Baning menyampaikan, dari awal didirikan memang RSUD NAS yang berlokasi di Kapanewon Sentolo, Kulonprogo ini belum pernah memiliki fasilitas cuci darah.
"Kadang pasien kita kalau mau cuci darah dirujuk ke Bantul, Gamping atau RSUD Wates," ucapnya.
Kehadiran fasilitas layanan cuci darah menunjang layanan kesehatan bagi masyarakat Kulonprogo. Diharapkan, kehadiran layanan hemodialisa ini memudahkan akses masyarakat Kulonprogo sehingga tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan layanan cuci darah. Daya tampung gedung hemodialisa RSUD NAS terdapat 10 tempat tidur.
Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko berharap, dengan diresmikannya Gedung Hemodialisa dan Rawat Jalan Unit II dapat meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Ia meminta kepada seluruh jajaran RSUD Nyi Ageng Serang untuk terus meningkatkan pelayanan yang prima untuk kepentingan masyarakat. "Hari ini saya bangga dan senang berkunjung ke RSUD Nyi Ageng Serang, bahwa sarana dan prasarananya sudah lengkap. Mudah-mudahan bisa melayani masyarakat dengan baik," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.