Tarif Air Curah DIY Bakal Naik, Pelanggan Bantul Waswas
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Aktivitas belajar mengajar di SDN Wijirejo, Pandak yang telah menggunakan teknologi panel digital interaktif belum lama ini. Disdikpora Bantul menyebut seluruh SD di wilayah ini telah dilengkapi fasilitas itu untuk mendukung digitalisasi pembelajaran. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Seluruh sekolah dasar dan menengah pertama di Kabupaten Bantul baik negeri maupun swasta telah menerima Panel Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel (IFP) dari pemerintah pusat. Perangkat ini dikirim langsung oleh penyedia tanpa proses pengusulan dari daerah, sebagai bagian dari program digitalisasi pembelajaran nasional.
Kepala Bidang SD Disdikpora Bantul, Edy Sutrisno menjelaskan bahwa distribusi dilakukan terpusat dan berlangsung bertahap. “Semua sekolah sudah menerima. SD iya, SMP iya. Barang dikirim langsung, tidak lewat laporan ke dinas,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).
Edy menuturkan, total SD penerima di Bantul mencapai 367 sekolah, terdiri dari 281 sekolah negeri dan 86 sekolah swasta. Seluruh guru juga telah dibekali pelatihan melalui Balai Pelatihan dan Pengembangan Mutu Pendidikan (BPMB). Panel digital berfungsi layaknya papan tulis Android berukuran besar yang bisa digunakan untuk berbagai metode mengajar, termasuk pemanfaatan materi digital hingga sesi pembelajaran kolaboratif.
“Yang penting mendukung digitalisasi pembelajaran. Guru bisa menyesuaikan materi, mengambil konten, atau menggunakannya seperti papan tulis,” kata Edy.
Dengan distribusi ini, Bantul menjadi salah satu daerah yang telah tuntas melengkapi seluruh satuan pendidikan dasar dan menengahnya dengan perangkat pembelajaran digital. Disdikpora setempat kini bersiap mematangkan pendampingan penggunaan agar perangkat itu benar-benar mengubah cara guru dan siswa dalam proses belajar.
Guru SDN Wijirejo Pandak, Hervina Kathrin menyebut hadirnya panel digital membuat suasana belajar berubah semakin menyenangkan. “Sangat berguna sekali untuk pembelajaran. Anak-anak sangat gembira belajar dengan fasilitas ini,” ujarnya. Ia berharap ke depan setiap kelas bisa memiliki panel serupa agar manfaatnya merata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Minggu malam. BPPTKG minta warga tetap waspada.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.