DLH Bantul Sulap Sampah Jadi Kerajinan, Buka Peluang Ekonomi Warga
DLH Bantul menggelar pelatihan daur ulang sampah di BCE 2026 untuk mengurangi sampah sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat.
Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (ANTARA/Hery Sidik)
Harianjogja.com, BANTUL—DPUPKP Bantul terus mengerjakan rekayasa sungai dan pemasangan bronjong untuk memulihkan akses yang terputus akibat longsor di Srikeminut, Sriharjo.
Pekerjaan rekayasa alur sungai dan pemasangan bronjong menjadi fokus utama DPUPKP untuk menstabilkan kondisi, sebelum pembangunan jalan permanen dilakukan.
Kepala DPUPKP Bantul, Jimmy Alran M. Simbolon, mengatakan saat ini proses percobaan rekayasa sungai masih berlangsung. Ia menyebut jalan darurat sudah bisa dilalui warga meski pengerjaan belum sepenuhnya selesai.
"Mungkin dalam dua sampai tiga hari ini selesai jalan daruratnya, itu sedang penyempurnaan. Kalau sudah jadi, ya memang sudah jadi. Tapi masih dalam proses penyempurnaan," ujarnya, Jumat (12/12).
Upaya rekayasa sungai dilakukan agar aliran sungai lebih bergerak ke tengah, menjauh dari tebing jalan yang longsor.
“Kita coba melakukan rekayasa sungai dulu supaya aliran sungainya agak lebih menengah,” tambahnya.
Untuk progres pengerjaan keseluruhan, Jimmy menyebut capaian sementara berada di angka 30-40 persen.
“Karena kita kemarin pengamanan sungai dulu, kita membentuk rekayasa sungai, setelah itu bronjong. Itu mungkin 30-40 persen,” jelasnya.
Menurut Jimmy, sejumlah hambatan masih ditemui di lapangan karena pengerjaan dilakukan di tengah musim hujan. Meski begitu, koordinasi terus dijalankan agar pekerjaan tetap optimal.
“Hambatan pasti ada, tapi kita akan tetap memaksimalkan dengan koordinasi bersama UGM, dengan tim kita yang ada," kata dia.
Jimmy menambahkan bahwa akses di titik longsor kini sudah dapat dilewati, namun statusnya masih sebagai jalur sementara, bukan jalur utama.
“Tapi tidak menjadi utama, karena penanganannya belum penanganan permanen,” ucapnya.
Untuk penanganan permanen, DPUPKP akan kembali berdiskusi dengan tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) guna menentukan jenis perbaikan yang paling tepat.
“Nanti kita diskusikan lagi dengan UGM untuk penanganan permanennya gimana. Apakah tetap di situ (jalannya), apakah pakai jembatan atau jalannya kita alihkan ke sisi yang dekat bukit,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Bantul menggelar pelatihan daur ulang sampah di BCE 2026 untuk mengurangi sampah sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat.
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun