Struktur Diduga Cagar Budaya Ditemukan di PG Gesikan Bantul
Struktur diduga cagar budaya ditemukan di bekas PG Gesikan Bantul. Disbud minta tidak dibongkar dan wajib dilindungi.
Foto ilustrasi transmigrasi. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul memberangkatkan tiga kepala keluarga atau delapan jiwa mengikuti program transmigrasi ke Torire, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Senin (15/12/2025).
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul, Rumiyati, menyampaikan seluruh peserta telah melalui proses seleksi, pembekalan, dan pelatihan sesuai ketentuan. Program transmigrasi ini ditujukan untuk membuka peluang peningkatan kesejahteraan keluarga kurang mampu.
Setiap keluarga transmigran memperoleh bantuan uang Rp15 juta dari Pemkab Bantul, serta dukungan peralatan sandang, rumah tangga, dan alat pertanian dari Pemda DIY. Di lokasi transmigrasi, peserta juga mendapatkan rumah layak huni dan lahan garapan seluas dua hektare.
“Di lokasi transmigrasi, masing-masing KK juga mendapatkan rumah layak huni dengan lantai keramik, peralatan rumah tangga, serta lahan seluas dua hektare,” ujar Rumiyati.
Pemberangkatan transmigran DIY rencananya dilakukan melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dan akan didampingi petugas dari Disnakertrans Bantul serta Disnakertrans DIY.
Peserta program transmigrasi ini berasal dari kalangan kurang mampu. Karena itu, Disnakertrans berharap para transmigran dapat meningkatkan taraf hidup sekaligus menjaga kerukunan dengan masyarakat setempat.
“Kami berharap mereka bisa menjaga nama baik Kabupaten Bantul, mengembangkan usaha, dan betah di lokasi transmigrasi. Peluang usaha di Torire terbuka lebar dan lokasinya sangat potensial,” kata Rumiyati.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Bantul, Agus Yuli Herwanta menyebut, transmigrasi merupakan program pemerintah yang strategis dan menjadi satu-satunya program pemberdayaan masyarakat yang memberikan lahan garapan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Keberhasilan transmigrasi membutuhkan kerja keras, kesabaran, dan komitmen yang kuat. Seluruh anggota keluarga harus kompak dan bahu-membahu merintis kehidupan baru di lokasi transmigrasi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Struktur diduga cagar budaya ditemukan di bekas PG Gesikan Bantul. Disbud minta tidak dibongkar dan wajib dilindungi.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.