Umat Buddha Gelar Ritual Waisak di Sungai Mudal Kulonprogo
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
Tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO— Seorang remaja berinisial MRH, 16 tahun, meninggal dunia setelah tenggelam di objek wisata air Menoreh River Camp, Samigaluh, Kulonprogo, Kamis (18/12/2025). Korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang dan masuk ke area air dengan kedalaman hingga enam meter.
Kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya bermain air di lokasi wisata tersebut. Salah satu rekan korban sempat ikut tenggelam, namun berhasil diselamatkan oleh pengunjung lain yang berada di sekitar lokasi.
Pihak kepolisian mengimbau pengunjung untuk lebih berhati-hati serta meminta pengelola wisata meningkatkan pengamanan, termasuk pemasangan rambu kedalaman dan pengawasan aktivitas berenang di area berisiko.
Kepala Seksi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko mengatakan, korban inisial MRH remaja 16 tahun yang beralamat di Sidoharjo, Samigaluh. Menurutnya, korban datang ke Menoreh River Camp bersama dua rekan lainnya.
“Korban dan dua rekannya datang ke tempat wisata baru di Menoreh River Camp siang dan lanjut bermain air,” katanya, Jumat (19/12/2025).
Sarjoko menjelaskan, dari tiga orang yang datang hanya korban dan satu rekannya yang berenang. Satu rekan korban lainnya ikut menceburkan diri ke Menoreh River Camp karena merasa tidak bisa berenang. Namun, korban berenang ke titik yang kedalamannya sampai enam meter.
“Karena diduga korban dan saksi II tidak bisa berenang sehingga tenggelam,” ungkapnya.
Rekan korban sempat melihat MRH tenggelam namun nahas tidak bisa diselamatkan. MRH tenggelam dan sempat dilakukan pencarian sebelum beberapa jam setelahnya jasadnya muncul ke permukaan air. “Saksi I ikut terjun ke bendungan membantu menyelamatkan saksi II dan bisa diselamatkan oleh saksi I,” ujarnya.
“Korban langsung tenggelam dan tidak sempat untuk diselamatkan. Sekitar pukul 14.00 WIB, korban muncul dari dalam bendungan dan selanjutnya di evakuasi ke Puskesmas Samigaluh 2 untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut,” katanya.
Setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas ternyata MRH sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Sedangkan rekan MRH yang sempat diselematkan saat awal tenggelam dievakuasi Puskesmas Samigaluh 2 untuk mendapatkan pertolongan. Dari kejadian ini memakan satu korban jiwa inisial MRH.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.