Gelombang Tinggi, 3 Perahu Nelayan Tenggelam Diterjang Ombak
Tiga perahu nelayan Gunungkidul terbalik dalam kurang dari 24 jam. Tujuh nelayan selamat di tengah gelombang yang naik.
Aktivitas bus Akap yang terparkir di Terminal Tipe C Semin di Kalurahan Semin, Semin. Selasa (30/12/2025). Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SEMIN—Terminal Semin di Kalurahan Semin, Kapanewon Semin, Gunungkidul, mulai awal 2026 akan difungsikan sebagai rest area bagi wisatawan yang masuk dari jalur utara wilayah tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul Irawan Jatmiko mengatakan, persiapan pemanfaatan Terminal Semin sebagai rest area telah dilakukan sejak akhir 2025. Salah satunya dengan pemasangan papan penunjuk arah bertuliskan rest area di ruas Jalan Raya Semin.
“Papan penunjuk sudah dipasang tepat di depan Terminal Semin agar mudah dikenali pengunjung,” kata Irawan, Selasa (30/12/2025).
Ia menjelaskan, mulai awal 2026 terminal tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat bagi wisatawan yang melintas dari wilayah Jawa Tengah menuju kawasan wisata Gunungkidul.
Menurut Irawan, fasilitas yang tersedia di Terminal Semin dinilai memadai untuk mendukung fungsi tersebut. Di antaranya toilet umum, tempat ibadah, ruang bermain anak, serta area kuliner yang diisi pedagang setempat.
“Fasilitas sudah ada dan bisa langsung dimanfaatkan pengunjung untuk beristirahat, ke toilet, atau beribadah,” ujarnya.
Irawan menegaskan, pemanfaatan Terminal Semin sebagai rest area tidak akan mengganggu fungsi utama terminal. Luas area dan tata letak fasilitas memungkinkan aktivitas terminal dan rest area berjalan berdampingan.
“Tidak akan mengganggu fungsi terminal karena lahannya luas dan fasilitasnya mendukung,” kata mantan Kepala DPMPTSP Gunungkidul tersebut.
Ia menambahkan, keberadaan rest area di Terminal Semin diharapkan dapat mengurangi kepadatan parkir di SPBU Blutak. Selama ini, banyak bus pariwisata terpaksa parkir di bahu jalan saat menunggu penumpang yang ke toilet atau tempat ibadah.
“Bus sering parkir di pinggir jalan dan itu berpotensi mengganggu lalu lintas. Dengan adanya rest area di terminal, bus bisa masuk dan parkir dengan aman,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan Gunungkidul Sigit Wijayanto menjelaskan, Terminal Tipe C Semin saat ini tidak lagi optimal melayani angkutan pedesaan karena moda tersebut sudah mati suri.
Akibatnya, area terminal lebih banyak dimanfaatkan sebagai lokasi parkir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dari berbagai perusahaan otobus (PO).
“Fungsinya lebih ke parkir bus AKAP. Retribusi yang ditarik juga retribusi parkir,” ungkap Sigit.
Ia menambahkan, Terminal Semin juga kerap dimanfaatkan sebagai tempat persiapan operasional bus, mulai dari pengecekan kendaraan hingga menunggu jadwal keberangkatan.
Setiap hari, sedikitnya enam armada bus AKAP tercatat parkir di Terminal Semin. Sigit memastikan seluruh bus yang masuk telah mengantongi izin trayek hingga wilayah Semin.
“Sejak dulu Semin memang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Gunungkidul selain Wonosari dan Playen. Letaknya yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah membuat banyak bus antarprovinsi masuk,” katanya.
Pemanfaatan Terminal Semin sebagai rest area diharapkan dapat mendukung kenyamanan wisatawan, meningkatkan ketertiban lalu lintas, sekaligus mengoptimalkan fungsi aset daerah di wilayah utara Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga perahu nelayan Gunungkidul terbalik dalam kurang dari 24 jam. Tujuh nelayan selamat di tengah gelombang yang naik.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
BPS DIY menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN, mekanisme pemeringkatan, serta cara warga mengajukan pemutakhiran data.
Okupansi hotel DIY naik 5%-15% selama libur Maulid Nabi 2026. Asita juga mencatat permintaan perjalanan wisata naik sekitar 5%.
Persib tanpa Bobotoh menghadapi Manila Digger FC di play off ACL 2 pada 31 Agustus 2026 setelah mendapat sanksi AFC.