Hujan Diprediksi Mundur ke Desember, Pertanian Sleman Diminta Waspada
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Kembang api malam pergantian tahun. - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Plaza Ambarrukmo Sleman memilih menghadirkan pertunjukan laser light show sebagai puncak perayaan Tahun Baru 2026, menggantikan kembang api sebagai bentuk empati terhadap bencana banjir dan longsor di Sumatra.
PR & Promotion Plaza Ambarrukmo, Syahrun Ramadhan, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini mengusung konsep yang menitikberatkan pada makna kebersamaan dan optimisme.
“Kami ingin menghidupkan semangat pergantian tahun melalui rangkaian acara yang lebih bermakna dan inklusif, selaras dengan suasana duka yang dialami saudara kita di Sumatra,” ujar Syahrun saat dihubungi, Selasa (30/12/2025).
Meski tanpa petasan dan kembang api, kemeriahan tetap terjaga di Alun-Alun Ambarrukmo pada Selasa (30/12) dan Rabu (31/12). Plaza Ambarrukmo menghadirkan penampilan spesial dari grup band Perunggu, serta aksi panggung dari Kala dan Kaluna.
Salah satu mahakarya yang disiapkan adalah pertunjukan artistik laser light show yang dipadukan dengan gamelan reimagined show. Pertunjukan ini mengemas musik tradisional dalam aransemen modern yang memukau. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati:
- Dance competition dan battle dance 1 on 1.
- Brasswave celebration.
- DJ Performance.
- Culinary Festival dengan puluhan tenant populer seperti Por Aqui, Sugabumi, Lakaey, hingga Bakso Bethesda.
Puncak acara tahun ini akan ditandai dengan sesi doa bersama sesaat sebelum memasuki pukul 00.00 WIB. Langkah ini sejalan dengan ajakan Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang meminta masyarakat merayakan tahun baru dengan penuh empati.
“Kami mengajak seluruh pengunjung untuk sejenak menundukkan kepala dan memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa. Ini adalah refleksi atas perjalanan tahun 2025 agar kita bisa menyambut 2026 dengan semangat positif,” tambah Syahrun.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, kembali menegaskan agar masyarakat menahan diri dari menyalakan kembang api sebagai bentuk penghormatan terhadap korban bencana alam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.