Identitas 11 Bayi di Pakem Sleman Masih Ditelusuri
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Ilustrasi cuaca buruk./Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Sleman menyebabkan kerusakan di Pasar Potrojayan dan Pasar Sambilegi. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman langsung melakukan perbaikan agar aktivitas pedagang tetap berjalan.
Kepala Bidang Pengelolaan Fasilitas Perdagangan Tradisional Disperindag Sleman, Purwoko Haryadi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kerusakan dari Tim Pengamanan Libur Natal dan Tahun Baru pada Kamis (1/1/2026). Kerusakan di kedua pasar tersebut masuk dalam kategori sedang.
Di Pasar Potrojayan, debit air hujan yang tinggi mengakibatkan plafon di area musala ambrol. Hal ini diperburuk oleh angin kencang yang menerbangkan dedaunan hingga menyumbat talang air.
"Karena talang tersumbat, air dalam volume besar meluap ke bagian plafon area musala dan kamar mandi," jelas Purwoko dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/1/2026). Kejadian serupa juga terjadi di Pasar Sambilegi, di mana luapan air dari talang membanjiri area tlasaran (lantai dasar) pasar.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Disperindag Sleman, RR Mae Rusmi, telah memerintahkan petugas untuk segera melakukan pembersihan dan perbaikan mulai Jumat (2/1) ini. Untuk Pasar Sambilegi, pihaknya akan mengganti instalasi talang dengan spesifikasi dan kualitas yang lebih memadai guna mencegah kejadian berulang.
"Saya sudah minta Tim Pengamanan Libur Nataru untuk terus melakukan pemantauan intensif di pasar-pasar yang berada di bawah UPTD I hingga IV," tegas Mae Rusmi.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai pasar lain yang terdampak. Namun, sebagai langkah antisipasi, Disperindag Sleman telah menginstruksikan tim kebersihan untuk memeriksa seluruh talang air di pasar-pasar lain, khususnya di wilayah yang rawan cuaca ekstrem seperti Turi, Prambanan, dan Balangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
iPhone 17 pimpin pasar global Q1 2026, Apple kuasai 3 besar, Samsung dan Xiaomi bertahan di segmen entry level.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.