KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Tugu Jogja./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Upaya membangun budaya tertib di Kota Jogja terus diperkuat lewat pengembangan Kampung Panca Tertib. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja mencatat sudah ada 165 kampung yang menyandang predikat tersebut sejak program diluncurkan pada 2015.
Kepala Satpol PP Kota Jogja, Octo Noor Arafat, mengatakan program ini dirancang agar masyarakat tidak lagi menjadi sasaran penertiban, tetapi menjadi bagian utama dalam menjaga ketertiban di lingkungannya. “Melalui Gerakan Kampung Panca Tertib, masyarakat tidak lagi diposisikan sebagai objek penertiban, tetapi menjadi subjek dan agen perubahan,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).
Dalam program ini, warga dibekali pelatihan serta pendampingan untuk menguatkan lima pilar ketertiban: ketertiban di daerah milik jalan, ketertiban bangunan, ketertiban usaha, ketertiban lingkungan, dan ketertiban sosial. Masyarakat didorong menjadi pelopor yang mampu memberi contoh sekaligus mengajak lingkungan sekitar untuk tertib.
Octo menambahkan, deklarasi kampung bukanlah titik akhir. Pemerintah Kota Jogja terus melakukan pemantauan, evaluasi, dan peningkatan kapasitas masyarakat untuk memastikan nilai-nilai ketertiban dapat diterapkan secara konsisten. “Deklarasi bukan akhir dari proses. Justru setelah itu diperlukan pendampingan dan pengawasan berkelanjutan agar budaya tertib benar-benar tumbuh dan mengakar di masyarakat,” ucapnya.
Tahun ini, Pemkot Jogja mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,8 miliar untuk mendukung pendampingan serta penguatan kapasitas masyarakat di Kampung Panca Tertib.
Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan, menyampaikan bahwa kehadiran kampung-kampung ini diharapkan mampu menjadi teladan ketertiban dan keamanan bagi kawasan lain. Ia mendorong para relawan, pelopor ketertiban, fasilitator, dan Duta Kampung Panca Tertib untuk terus berperan aktif.
“Gerakan Kampung Panca Tertib diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.