Liburan ke Parangtritis Bisa Naik Jip, Ini Pilihan Rutenya
Wisata jip Gumuk Pasir Parangtritis menawarkan tiga paket mulai Rp400.000, lengkap dengan rute pantai, offroad dan dokumentasi gratis.
Pasangan sesama jenis saat dimediasi warga dan Bhabinkamtibmas Polsek Banguntapan pada Minggu (11/1/2026) malam. Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Aksi ronda malam warga Banguntapan, Bantul, membuahkan hasil setelah dua pria digerebek di area gelap sekitar kamar mandi lapangan olahraga karena diduga melakukan perbuatan asusila. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Warga mendapati kedua pria berada di lokasi mencurigakan saat melakukan patroli rutin lingkungan. Setelah dibawa ke tempat yang lebih terang, warga mengamankan keduanya dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat.
Polisi menyebutkan kedua pria tersebut tidak memiliki ikatan pernikahan dan memilih menyelesaikan permasalahan melalui jalur mediasi bersama tokoh masyarakat dan keluarga.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kedua terduga pelaku merupakan sesama laki-laki dan diketahui saling mengenal melalui media sosial.
“Benar, kedua warga yang diduga melakukan tindakan asusila tersebut sama-sama laki-laki. Mereka sempat berpelukan dan diketahui saling mengenal dari grup media sosial,” ujar Rita, Senin (12/1/2026).
Kejadian bermula saat warga yang sedang melaksanakan ronda malam melakukan pengecekan di sekitar kamar mandi lapangan olahraga. Pengecekan dilakukan karena sebelumnya lokasi tersebut pernah mengalami kasus kehilangan mesin air. Saat itu, warga mendapati dua orang berada di tempat yang gelap dan mencurigakan.
Keduanya kemudian dibawa ke lokasi yang lebih terang untuk dimintai keterangan. Warga selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas setempat guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dua pria tersebut masing-masing berinisial FWA, 26, warga Wirobrajan, Kota Jogja, dan TS 53, warga Klaten. Petugas bersama warga membawa keduanya ke Polsek Banguntapan untuk penanganan lebih lanjut.
"Warga bersama petugas Bhabinkamtibmas kemudian memanggil orang tua dari FWA untuk dilakukan mediasi. Kedua pria tersebut juga sama-sama belum beristri," katanya.
Bhabinkamtibmas Polsek Banguntapan kemudian melaksanakan mediasi dengan melibatkan ketua RT, warga, kedua belah pihak, serta orang tua. Hasilnya, permasalahan disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan.
“Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan dan dituangkan dalam surat pernyataan bersama. Kegiatan berjalan aman dan lancar,” kata Rita.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban lingkungan serta melaporkan setiap kejadian yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas kepada aparat setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisata jip Gumuk Pasir Parangtritis menawarkan tiga paket mulai Rp400.000, lengkap dengan rute pantai, offroad dan dokumentasi gratis.
Meta dikabarkan segera meluncurkan Hatch, platform agen AI konsumen yang dipersiapkan untuk bersaing dengan OpenAI dan Anthropic. Simak fitur dan strateginya.
Timnas Voli Putri Indonesia hadapi Iran di perempat final AVC 2026. Indonesia unggul 3-2 dari 5 pertemuan terakhir. Kemenangan di Juni 2026 jadi modal berharga.
Cara menyimpan video Instagram tanpa aplikasi tambahan bisa dilakukan lewat fitur bawaan maupun browser. Simak langkah mudah dan aman berikut ini.
Biaya perpanjangan izin tinggal di Jepang naik drastis mulai Oktober 2026. Izin tinggal tetap melonjak 1.900% jadi 200.000 yen. Simak daftar lengkapnya.
Belanja Pemkot Jogja dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp205,12 miliar menjadi Rp2,11 triliun. Pemkot menyebut fiskal tetap terjaga.