148 Pegolf Ramaikan Bupati Sleman Cup, Sport Tourism Jadi Andalan
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Hukum- ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pengadilan Negeri (PN) Sleman menggelar sidang keenam perkara Perdana Arie Putra Veriasa, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang didakwa membakar tenda polisi di Polda DIY dalam demonstrasi 29 Agustus 2025. Sidang berlangsung di Ruang Sidang Cakra PN Sleman, Selasa (13/1/2026).
Kuasa Hukum BARA Adil, Muhammad Rakha Ramadhan, menyebut tim pembela secara tegas mempertanyakan keahlian dan relevansi keterangan saksi ahli yang dihadirkan jaksa dalam sidang tersebut.
Pada agenda pemeriksaan ahli, jaksa menghadirkan dua saksi: Prasojo dari Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Polda DIY dan Yudi Prayudi, Direktur Pusat Studi Forensika Digital (PUSFID) Universitas Islam Indonesia (UII).
Menurut BARA Adil, keterangan kedua ahli justru menimbulkan keraguan terkait kapasitas dan peran mereka sebagai saksi ahli.
Rakha menilai keterangan Prasojo lebih menyerupai saksi fakta dibandingkan saksi ahli. Alih-alih menyampaikan analisis berbasis keahlian forensik, Prasojo memaparkan pengalaman langsung terkait perkara.
“Status Prasojo sebagai ahli menjadi problematis ketika keterangannya tidak mencerminkan analisis keahlian, melainkan narasi faktual,” ujar Rakha usai persidangan.
Sementara itu, terhadap keterangan Yudi Prayudi, tim kuasa hukum mempertanyakan lemahnya penjelasan mengenai prosedur dan rantai penguasaan barang bukti elektronik yang dianalisis. Hingga sidang keenam berlangsung, jaksa maupun saksi ahli disebut belum dapat menjelaskan secara lengkap bagaimana barang bukti dikumpulkan, disimpan, hingga diserahkan kepada ahli.
Padahal, menurut BARA Adil, keabsahan analisis forensik digital sangat bergantung pada proses pengambilan dan pengamanan barang bukti. Pertanyaan mengenai alur barang bukti ini telah diajukan sejak sidang sebelumnya namun belum terjawab secara substantif.
“Barang bukti elektronik paling rentan berubah. Ketika disimpan di perangkat hingga diberikan ke ahli kan ada prosesnya. Itu yang seharusnya bisa terjawab pada sidang kali ini. Hanya menyatakan foto dan video sesuai metadata, tapi tidak ada penjelasan sumber perolehan itu,” kata Rakha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.