Padat Karya Gunungkidul 2026 Serap 1.976 Pekerja, Tersebar di 65 Titik
Program padat karya Gunungkidul 2026 tersebar di 65 titik dengan anggaran Rp7,5 miliar. Sebanyak 1.976 tenaga kerja lokal ditargetkan terserap mulai Oktober men
Kondisi terkini di kawasan Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Rabu (14/1/2025)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menyiapkan penghijauan Pantai Sepanjang dengan pandan laut dan cemara udang sebagai bagian penataan kawasan wisata.
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono, menyatakan proses relokasi 109 pedagang dari bibir pantai telah tuntas per 7 Januari lalu. Di lahan bekas lapak tersebut, rencananya akan dibangun jalur pedestrian dan area terbuka hijau.
“Tentunya akan kami tanami pohon endemik lokal Gunungkidul agar lebih nyaman dan tidak panas seperti sekarang, setelah lapak pedagang dibersihkan,” ujar Hary, Rabu (14/1/2026).
Hary menjelaskan, pihak dinas telah menyiapkan konsep penghijauan yang matang. Tahap awal akan difokuskan pada penanaman pandan laut sebagai penahan alami abrasi. Selanjutnya, pepohonan peneduh seperti ketapang dan cemara udang akan ditanam untuk menciptakan suasana sejuk.
Titik penanaman pohon saat ini tengah dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul. Hal ini dilakukan agar posisi pohon selaras dengan Detail Engineering Design (DED) jalur pedestrian yang akan dibangun.
“Jadi biar sinkron sehingga tertata dengan baik. Program penghijauan akan segera dilakukan, jangan sampai menunggu musim hujan berakhir karena akan lebih sulit perawatannya,” jelas Hary.
Mengenai keberadaan beberapa pohon pandan yang sudah ada, Hary mengapresiasi inisiatif pedagang yang menanamnya secara mandiri agar kawasan tersebut memiliki sedikit peneduh sementara.
Kebutuhan akan pepohonan peneduh juga disuarakan oleh para pelaku usaha. Wiyono, salah seorang pedagang di Pantai Sepanjang, mengungkapkan bahwa tingkat kunjungan wisatawan mulai stabil sejak pengaspalan jalan dilakukan. Namun, banyak pengunjung yang mengeluh karena cuaca terasa sangat terik di area bekas bongkaran lapak.
“Masih banyak yang harus diperbaiki agar penataan bisa sempurna. Banyak pengunjung yang kepanasan karena di sekitar pantai tidak ada tempat berteduh. Kami berharap penghijauan segera direalisasikan,” ungkap Wiyono.
Ia berharap Pemkab Gunungkidul bergerak cepat, mengingat kenyamanan wisatawan menjadi kunci utama agar Pantai Sepanjang tetap menjadi destinasi favorit di Bumi Handayani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program padat karya Gunungkidul 2026 tersebar di 65 titik dengan anggaran Rp7,5 miliar. Sebanyak 1.976 tenaga kerja lokal ditargetkan terserap mulai Oktober men
Kemantren Pakualaman masuk 10 besar kinerja perangkat daerah Kota Jogja dengan peringkat kesembilan dan terbaik di antara 14 kemantren.
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
pesan “Daerah Kuat, Indonesia Berdaulat” yang disampaikan Ketua DPD RI sejalan dengan arah pembangunan nasional yang membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah
DPRD Bantul meminta pemerintah pusat menambah TKD agar program pembangunan yang tertunda bisa berjalan, terutama pendidikan dan kesehatan.
Kajari Kulonprogo Putri Ayu Wulandari akan mendalami penyidikan PT SAK yang telah berlangsung berbulan-bulan dan belum menetapkan tersangka.