Cek Kesehatan Anak Sekolah Jogja: Karies Gigi Dominan
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Pedagang cabai rawit merah. - Foto ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Harga cabai rawit merah di Pasar Beringharjo mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir, sementara Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja mencatat harga komoditas tersebut di pasar-pasar lain masih relatif stabil. Kenaikan ini terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem yang memengaruhi pasokan sayuran dari sejumlah daerah.
Di Pasar Beringharjo, harga cabai rawit merah tercatat naik cukup signifikan dibandingkan pekan sebelumnya. Salah satu pedagang, Ida Habibah, menyebutkan harga cabai rawit merah kini mencapai Rp55.000 per kilogram dari sebelumnya Rp40.000 per kilogram.
“Kenaikannya seminggu ini,” katanya, Selasa (27/1/2026).
Meski harga naik, Ida mengungkapkan penjualan cabai rawit merah tidak mengalami penurunan. Ia mengaku masih mampu menjual sekitar 10 kilogram cabai rawit merah setiap hari kepada pelanggan.
Menurutnya, cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia turut mendorong kenaikan harga berbagai jenis sayuran. Namun, secara umum kenaikan harga sayuran masih tergolong moderat, dengan rata-rata peningkatan sekitar Rp1.000 per kilogram.
Sementara itu, dari sisi konsumen, salah satu pembeli bernama Wati mengaku merasakan kenaikan harga bawang merah dalam beberapa hari terakhir. Ia menyebutkan harga bawang merah yang dibelinya mencapai Rp60.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp50.000 per kilogram.
Kenaikan tersebut membuat Wati menyesuaikan pola belanjanya.
“Ya dikurangi [belanja], sesuai belanjanya,” katanya.
Kepala Bidang Ketersediaan, Pengawasan, dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan (Dindag) Kota Jogja, Sri Riswanti, mengatakan kenaikan harga cabai rawit merah belum terjadi di seluruh pasar tradisional. Menurutnya, harga cabai rawit merah di pasar lain masih berada pada kisaran Rp45.000 per kilogram.
“[Cabai rawit merah] masih stabil di harga Rp45.000 per kilogram,” katanya.
Sri Riswanti menyebutkan harga tersebut berlaku di Pasar Sentul dan Pasar Kranggan. Ia menilai harga cabai rawit merah di kedua pasar tersebut relatif stabil dalam sepekan terakhir tanpa fluktuasi berarti.
Selain itu, ia memastikan ketersediaan cabai rawit merah di Kota Jogja pada pekan ini masih mencukupi. Penjualan cabai rawit merah juga dinilai tidak mengalami peningkatan maupun penurunan signifikan dalam sepekan terakhir.
Menurut Sri Riswanti, harga kebutuhan pokok lainnya seperti telur ayam ras, daging ayam ras, serta bawang merah juga relatif stabil selama sepekan terakhir. Ia menegaskan stok bahan kebutuhan pokok di Kota Jogja hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan mencukupi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.