Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Kios di Pantai Sepanjang mulai dicat dan dipasang partisi sebagai bagian mempercantik di lokasi jualan. Foto Jumat (30/1/2026). - Foto Istimewa DPUPRKP Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Revitalisasi kios Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, ditargetkan rampung sebelum Lebaran dengan alokasi anggaran Rp509 juta, sehingga fasilitas pedagang siap menyambut lonjakan kunjungan saat Hari Raya Idulfitri (30/1/2026).
Program revitalisasi kios Pantai Sepanjang ini telah berjalan sejak 12 Januari 2026 dan dikontrak selama 75 hari, dengan batas akhir pekerjaan pada 27 Maret 2026 sesuai kesepakatan pelaksanaan.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Ashari Nurkalis, mengatakan percepatan ditargetkan agar kios bisa difungsikan optimal sebelum momentum libur panjang.
“Bisa selesai lebih cepat dan kami target sebelum Lebaran, sehingga dapat difungsikan melayani pembeli yang berkunjung saat Hari Raya Idulfitri,” kata Ashari, Jumat (30/1/2026).
Ia menjelaskan, total pagu anggaran revitalisasi kios Pantai Sepanjang sebesar Rp509 juta. Dari jumlah tersebut, Rp400 juta difokuskan untuk mempercantik kios sekaligus melengkapi sarana berjualan, termasuk penyediaan tempat cuci piring portabel bagi para pedagang.
Penataan juga dilakukan melalui pemasangan sekat antar-kios agar tampak lebih rapi dan tertata. Selain itu, dilakukan pengecatan kios dengan warna merah putih sesuai arahan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntarningsih.
“Sudah mulai dikerjakan dan kami yakin, bisa selesai lebih cepat karena memang pengerjaan tidak sebanyak saat pembangunan kios,” katanya.
Selain pembenahan fisik kios, program kedua dalam revitalisasi Pantai Sepanjang adalah penyediaan fasilitas air bersih bagi pedagang. Untuk merealisasikannya, DPUPRKP Gunungkidul menggandeng PDAM Tirta Handayani yang telah memiliki instalasi jaringan air bersih di kawasan tersebut.
“Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar sehingga bisa selesai sesuai dengan perencanaan yang dibuat,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono, menyampaikan kawasan Pantai Sepanjang juga akan dihijaukan melalui penanaman sejumlah vegetasi pantai seperti pandan laut, ketapang, dan cemara laut. “Kita awali dengan penanaman pandan laut,” kata Hary.
Ia menambahkan, koordinasi telah dilakukan untuk menentukan titik penanaman di sepanjang bentang Pantai Sepanjang yang memiliki panjang sekitar 600 meter. Dari total bentang tersebut disiapkan 40 titik tanam dengan jarak antar-tanaman sekitar sepuluh meter guna mendukung estetika kawasan sekaligus memperkuat fungsi peneduh alami di destinasi wisata tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.