Kerugian Kebakaran Gudang Pabrik Bambu di Pleret Rp1 Miliar Lebih
Gudang pabrik pengolahan bambu di Pleret, Bantul, terbakar hingga menimbulkan kerugian lebih dari Rp1 miliar. Polisi masih menyelidiki penyebabnya.
Petugas saat melakukan Operasi Zebra Progo 2025, hasilnya 3.029 pengendara mendapat teguran. Dok Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL — Kepolisian Resor Bantul resmi menggelar Operasi Keselamatan Progo 2026 sebagai langkah awal menciptakan situasi lalu lintas yang tertib dan aman menjelang datangnya Ramadan hingga Idulfitri. Operasi ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah hukum Polres Bantul dengan melibatkan jajaran Polsek serta instansi terkait.
Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengatakan, operasi tersebut berlangsung selama dua pekan, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Sebanyak 240 personel dikerahkan untuk menyasar berbagai potensi pelanggaran lalu lintas yang selama ini kerap memicu kecelakaan.
“Melalui operasi ini kami ingin memastikan kondisi lalu lintas di Bantul sudah kondusif sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujar Bayu, Minggu (1/2/2026).
Ia menjelaskan, Operasi Keselamatan Progo menjadi bagian dari rangkaian cipta kondisi sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kegiatan ini mengusung tujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Bantul.
“Persiapan ini kami lakukan lebih awal agar masyarakat bisa menjalani aktivitas selama Ramadan dan Lebaran dengan nyaman dan aman,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, aparat kepolisian mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif. Edukasi kepada pengguna jalan menjadi fokus utama dengan cara-cara persuasif dan humanis. Namun, penegakan hukum tetap diberlakukan terhadap pelanggaran tertentu, baik melalui tilang elektronik maupun tindakan langsung di lapangan.
“Kami mengutamakan pembinaan. Petugas akan lebih banyak memberikan imbauan, tetapi pelanggaran berisiko tinggi tetap akan kami tindak tegas,” tegas Bayu.
Penindakan secara selektif difokuskan pada pelanggaran yang berpotensi besar menimbulkan kecelakaan. Sementara pelanggaran ringan akan diberikan teguran sebagai bentuk peringatan awal.
Sejumlah pelanggaran menjadi sasaran utama dalam operasi ini, antara lain balap liar, penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong, kendaraan tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), tidak memakai helm maupun sabuk pengaman, melawan arus, sepeda motor yang masuk jalur cepat, pengemudi di bawah umur, serta kendaraan yang membawa muatan berlebih.
“Pelanggaran kasat mata yang sering menjadi pemicu kecelakaan akan kami prioritaskan, termasuk knalpot brong dan balap liar yang sangat meresahkan,” jelasnya.
Melalui Operasi Keselamatan Progo 2026, Polres Bantul menargetkan penurunan angka pelanggaran lalu lintas sekaligus menekan jumlah kecelakaan dan korban jiwa di jalan raya.
“Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga angka kecelakaan bisa ditekan serendah mungkin,” pungkas Bayu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gudang pabrik pengolahan bambu di Pleret, Bantul, terbakar hingga menimbulkan kerugian lebih dari Rp1 miliar. Polisi masih menyelidiki penyebabnya.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
Tanggal 31 Juli diperingati sebagai Hari Penjaga Hutan Sedunia, Hari Apresiasi Penjaga Pantai, hingga ulang tahun Harry Potter. Simak daftar lengkapnya.
BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah DIY mengalami udara kabur pada Jumat 31 Juli 2026. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa