27 Trash Barrier Dipasang di Sungai Kota Jogja Tahun Ini
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Ramadan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja menyesuaikan jam operasional usaha hiburan malam dan kuliner selama Ramadan 2026 melalui surat keputusan wali kota guna menjaga ketertiban serta kekhusyukan ibadah puasa, Kamis (12/2/2026).
Kebijakan penyesuaian jam operasional Ramadan 2026 ini mengatur penutupan total tempat hiburan malam pada tiga hari pertama Ramadan dan tiga hari pertama Idulfitri, sementara di luar periode tersebut diperbolehkan buka terbatas mulai pukul 21.00 hingga 00.00 WIB.
Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan, menjelaskan aturan tersebut dirancang agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu suasana ibadah masyarakat.
“Pengaturan jam operasional ini dilakukan agar aktivitas usaha tetap berjalan, tetapi tidak mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat selama Ramadan,” ujar Wawan dalam jumpa pers menjelang Ramadan di Balai Kota Jogja, Kamis (12/2/2026).
Selain hiburan malam, Pemkot Jogja juga mengatur operasional usaha karaoke, spa, dan rumah pijat yang diperbolehkan buka pukul 09.00–17.00 WIB serta kembali beroperasi pada pukul 21.00–00.00 WIB.
Adapun tempat makan dan minum tetap diizinkan beroperasi pada siang hari selama Ramadan dengan ketentuan tidak mengganggu umat yang menjalankan ibadah puasa.
Untuk usaha permainan ketangkasan dan rekreasi, pola pembatasan serupa diterapkan, yakni pembatasan operasional siang hari dan pembukaan kembali setelah pukul 21.00 WIB.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja, Octo Noor Arafat, menambahkan pihaknya akan memperkuat patroli serta pengawasan selama Ramadan 2026.
Pengawasan difokuskan di kawasan Kota Baru, Jalan Urip Sumoharjo, serta sejumlah titik keramaian lainnya dengan melibatkan Polresta Jogja dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan, terutama pada 10 hari terakhir Ramadan.
“Fokus kami menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat, termasuk pengawasan terhadap usaha hiburan dan kuliner agar mematuhi ketentuan yang berlaku,” katanya.
Octo menambahkan, Satpol PP Kota Jogja akan menindaklanjuti surat edaran wali kota terkait kepatuhan pelaku usaha selama Ramadan.
Penegakan aturan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan persuasif dan humanis sebelum penerapan sanksi administratif.
Dengan penyesuaian jam operasional hiburan malam dan kuliner selama Ramadan 2026 ini, Pemkot Jogja menargetkan suasana kota tetap kondusif sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi secara tertib di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menambah sembilan trash barrier di empat sungai untuk menahan sampah dan menjaga kebersihan aliran sungai.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.