371 Pelajar Keracunan MBG, Kulonprogo Desak SPPG Bertanggung Jawab
Kasus keracunan MBG berulang di Kulonprogo memicu evaluasi total. Tiga SPPG disuspensi dan diminta bertanggung jawab atas biaya medis korban.
Salah satu rumah di Berbah, Sleman, yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang, Jumat (24/1/2024). - Antara/ist-BPBD Sleman
Harianjogja.com, KULONPROGO— Angin kencang yang melanda wilayah Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulonprogo, Kamis (5/3/2026), menyebabkan satu pohon tumbang dan menimpa rumah milik seorang warga lanjut usia. Akibat kejadian tersebut, atap rumah milik Karto Prawiro mengalami kerusakan berat.
Peristiwa ini terjadi di Padukuhan Kemaras, Kalurahan Sidomulyo, sekitar pukul 14.00 WIB. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kulonprogo (BPBD) langsung turun ke lokasi untuk melakukan assessment dan penanganan awal.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kulonprogo, Eko Susanto, mengatakan pohon tumbang akibat angin kencang menimpa rumah milik Karto Prawiro.
“Akibat angin kencang menimpa rumah di Kemaras milik Karto Prawiro alami kerusakan parah dan tidak bisa didirikan kembali,” katanya kepada wartawan, Kamis (5/3/2026).
Atap rumah ambruk hingga merusak konstruksi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu. Meski demikian, penghuni rumah berhasil selamat dari kejadian tersebut.
“Penghuni rumah selamat, rumahnya hancur karena terbuat dari kayu,” lanjut Eko.
Saat ini, korban telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Penanganan lanjutan akan disesuaikan dengan kondisi anggaran yang tersedia. BPBD juga berupaya mengajukan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu perbaikan rumah tidak layak huni.
Pohon yang tumbang diketahui menimpa bagian tengah rumah sehingga struktur utama bangunan mengalami kerusakan cukup parah.
“ Saat ini assessment dan bantuan darurat terutama untuk korban sudah diberikan,” jelas Eko.
Sementara itu, Dukuh Kemaras, Setyawan, menuturkan bahwa Karto Prawiro yang akrab disapa Mbah Karto kini telah berusia 94 tahun. Setelah kejadian, warga langsung mengevakuasi Mbah Karto ke rumah kerabatnya untuk keamanan.
“Mbah Karto sudah dievakuasi warga ke rumah kerabatnya yang lebih aman. Sedangkan kondisi rumahnya yang tertimpa pohon sebagian besar atapnya dan dindingnya hancur sehingga tidak memungkinkan dihuni dalam waktu dekat,” ungkapnya.
Warga bersama relawan juga bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan serta memotong batang pohon besar yang masih menindih rumah korban agar proses penanganan bisa segera diselesaikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus keracunan MBG berulang di Kulonprogo memicu evaluasi total. Tiga SPPG disuspensi dan diminta bertanggung jawab atas biaya medis korban.
New York melarang AI generatif bagi siswa kelas 2-K hingga kelas 8. Ini dampak penggunaan AI terhadap kognitif dan sosial anak.
Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat mengawasi penyaluran Pertalite dan biosolar di tengah gangguan distribusi BBM akibat sungai surut.
Arya Saloka mengungkap pengalaman menjadi cowboy dan belajar berkuda di film Empat Musim Pertiwi yang tayang 8 Oktober 2026.
Kisah mendalam 2.000 pekerja PT Woneel Midas Leathers di Gunungkidul yang memproduksi sarung tangan olahraga kelas dunia hingga rencana ekspansi.
Dosen UGM Cahyaningrum Dewojati mengaku KTP-nya dipinjam untuk formalitas yayasan Little Aresha, tetapi namanya masuk struktur kepengurusan.