Kebakaran 4 Hektare di Bantul, 3 Titik Api Masih Menyala
Kebakaran lahan seluas sekitar 4 hektare terjadi di sejumlah titik wilayah Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul
Sejumlah anggota Satgas Zona Selatan Brigade Joxzin saat membagikan takjil kepada pengguna jalan di perempatan Palbapang, Bantul, Minggu (15/3/2026). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, BANTUL— Aksi berbagi takjil Ramadan digelar organisasi Brigade Joxzin di kawasan perempatan Palbapang, Kabupaten Bantul, Minggu (15/3/2026). Sekitar 300 paket nasi boks dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas sebagai bagian dari kegiatan sosial menyambut waktu berbuka puasa.
Puluhan anggota Satuan Tugas (Satgas) Zona Selatan Brigade Joxzin terlihat membagikan paket berbuka puasa kepada pengendara sepeda motor maupun mobil yang melintas di simpang Palbapang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu magrib tiba.
Koordinator Satgas Zona Selatan Brigade Joxzin, Sujana, menjelaskan kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan agenda rutin organisasi setiap bulan Ramadan.
“Ini kegiatan rutin tahunan. Kami membagikan sekitar 300 nasi boks untuk pengguna jalan supaya bisa berbuka puasa, baik di perjalanan maupun saat sampai di rumah,” ujarnya di sela kegiatan.
Pemilihan lokasi di kawasan Palbapang, Kabupaten Bantul, disebut memiliki pertimbangan khusus. Menurut Sujana, titik tersebut relatif jarang menjadi lokasi kegiatan sosial serupa dibandingkan kawasan pusat Kota Yogyakarta.
“Kalau yang di Kota Jogja kemarin sudah di Titik Nol. Di sini dipilih karena jarang terjamah kegiatan seperti ini, jadi harapannya lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sikap Organisasi Terkait Kasus di Sedayu
Di sela kegiatan pembagian takjil Ramadan tersebut, pihak Brigade Joxzin juga menyampaikan sikap terkait kasus hukum yang menimpa salah satu anggotanya di wilayah Sedayu, Bantul, beberapa waktu lalu. Organisasi itu menegaskan penanganan kasus sepenuhnya diserahkan kepada aparat kepolisian.
Sujana menyampaikan seluruh anggota telah diminta untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan di luar koridor hukum, serta tetap menjaga situasi kondusif selama proses penanganan perkara berlangsung.
“Intinya sudah disepakati dari Bapak Komandan, kasus itu diserahkan kepada pihak yang berwajib. Jadi kami semua sudah calm down dan tidak boleh main hakim sendiri,” tegas Sujana.
Sebelumnya, aparat kepolisian telah menangkap dua tersangka berinisial FS dan SS terkait kasus pembunuhan terhadap KYR yang terjadi pada 25 Februari lalu. Berdasarkan penyelidikan sementara, peristiwa tersebut diduga dipicu rasa tersinggung pelaku terhadap ucapan korban.
Melalui kegiatan berbagi takjil Ramadan ini, Brigade Joxzin berharap momentum bulan suci dapat dimanfaatkan untuk mempererat solidaritas sosial sekaligus menjaga suasana kondusif di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan seluas sekitar 4 hektare terjadi di sejumlah titik wilayah Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul
Malaysia membidik pasar wisata medis Indonesia. Pendapatan dari pasien Indonesia mencapai Rp8 triliun pada 2025, naik 24%.
Pemkab Bantul membahas penataan kawasan Panggung Krapyak, termasuk rencana pengaturan tinggi dan bentuk bangunan di sekitar Sumbu Filosofis.
Hadeging Pakualaman 2026 diperingati dua kali karena kalender Masehi dan Jawa. Ada lomba seni, budaya, aksara Jawa, hingga tradisi.
Penerbangan di Bandara APT Pranoto Samarinda masih aman di tengah karhutla. Otoritas menyiapkan langkah antisipasi kabut asap.
Ahmad Arif Syarif meraih doktor FH UII setelah meneliti dasar pertimbangan hakim menentukan kepatutan dalam sengketa kontrak.