Kulonprogo Masuki Puncak Panen Juli, Potensi Gabah Tembus 20.600 Ton
Panen raya Juli di Kulonprogo diproyeksikan mencapai 3.125 hektare dengan potensi produksi gabah lebih dari 20.600 ton.
Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan (kiri), secara simbolis memakaikan jaket kepada atlet POPDA DIY 2026 asal Kulonprogo sebagai tanda pelepasan kontingen untuk bertanding pada ajang antar pelajar tersebut di GOR Cangkring, Wates, Jumat (27/3/2026). - ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kontingen Kulonprogo siap berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) DIY 2026 dengan kekuatan ratusan atlet, meski ada dua cabang olahraga yang tidak diikuti karena keterbatasan sumber daya.
Sebanyak 340 atlet resmi dilepas untuk bertanding dalam POPDA DIY yang digelar pada 1–5 April 2026. Mereka akan berlaga di 31 cabang olahraga dari total 33 cabor yang dipertandingkan.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kulonprogo, Nur Wahyudi, menyebut dua cabor yang tidak diikuti adalah gulat dan sepatu roda.
“Cabor gulat dan sepatu roda tidak diikuti Kulonprogo pada POPDA DIY 2026 karena keterbatasan atlet,” ujarnya di Kulonprogo, Jumat (27/3/2026).
Meski tidak tampil di semua cabor, target prestasi tetap dinaikkan. Kulonprogo membidik peningkatan perolehan medali emas dibandingkan tahun sebelumnya.
“Target kami naik menjadi 30 perolehan medali emas agar bisa naik peringkat dibanding tahun kemarin,” tegasnya.
Sejumlah cabang olahraga diproyeksikan menjadi andalan untuk meraih emas, seperti anggar, woodball, kempo, dan pencak silat. Secara keseluruhan, kontingen Kulonprogo yang diberangkatkan mencapai 411 orang. Rinciannya terdiri dari 340 atlet, 61 pelatih, dan 10 official.
Pelepasan kontingen dilakukan di Gelanggang Olahraga Cangkring, di Wates, Kulonprogo, pada Jumat (27/3/2026). Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga terus diperkuat melalui penyediaan sarana dan prasarana.
Menurutnya, fasilitas yang memadai menjadi kunci untuk mencetak atlet berprestasi di masa depan. Ia juga mengingatkan para atlet agar tetap menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. “Kemenangan memang penting, tetapi bertanding dengan jujur dan ksatria jauh lebih utama,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panen raya Juli di Kulonprogo diproyeksikan mencapai 3.125 hektare dengan potensi produksi gabah lebih dari 20.600 ton.
Pakar hukum pidana Universitas Trisakti menilai terdapat dugaan penggunaan skema safe house dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah.
Merawat rekam jejak perjalanan sejarah dari masa kolonial hingga era modern, Ambarrukmo Group resmi meluncurkan buku edisi kedua
Pemkot Jogja membentuk patroli sungai, memasang CCTV dan lampu untuk menindak pembuangan sampah liar di Sungai Code dan Gajah Wong.
Pembahasan mengenai pola asuh merupakan kelanjutan dari isu stunting yang selama ini banyak mendapat perhatian.
UNU Jogja membuka Beasiswa Talenta Lestari 2026 bagi 100 mahasiswa dengan kuliah penuh empat tahun. Simak syarat, jalur, dan jadwal pendaftarannya.