Jalan Plono-Nglinggo Diperbaiki, Pemkab Butuh Anggaran Rp54,9 Miliar
Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo rusak parah dan jadi akses wisata. Pemkab mengajukan anggaran Inpres 2026 sebesar Rp54,95 miliar.
Petugas memasang plang penanda Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalurahan Banguntapan di kompleks kalurahan setempat, Selasa (14/10/2025). Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, KULONPROGO — Kalurahan Nomporejo tengah bersiap menyambut beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang kini memasuki tahap akhir pembangunan. Gedung koperasi yang berdiri di area kantor kalurahan tersebut ditargetkan segera difungsikan dalam waktu dekat.
Proyek ini mulai dikerjakan sejak awal Februari 2026 melalui kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kodim Kulon Progo dan PT Agrinas. Pemerintah kalurahan turut berperan dalam penyediaan lahan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi berbasis desa.
Lurah Nomporejo, Sapon, menuturkan pembangunan gedung ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan sejak dimulai. Ia optimistis proses pengerjaan akan selesai sesuai jadwal dan dapat segera diserahterimakan pada April 2026.
“Targetnya tiga bulan harus selesai. Februari, Maret, April ini harus jadi,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Jadi Pusat Layanan Ekonomi Warga
Keberadaan KDMP tidak hanya difungsikan sebagai kantor koperasi, tetapi juga dirancang sebagai pusat layanan kebutuhan masyarakat. Sejumlah gerai akan disiapkan, mulai dari penyediaan sembako hingga kebutuhan dasar lainnya bagi warga sekitar.
Selain itu, koperasi juga akan menghadirkan gerai pertanian yang menyediakan pupuk dan obat-obatan guna mendukung produktivitas petani lokal. Layanan kesehatan sederhana yang menyediakan obat-obatan juga direncanakan hadir di lokasi tersebut.
Untuk mendukung operasional, pihak PT Agrinas disebut akan menyediakan armada transportasi berupa kendaraan operasional bagi koperasi.
Pengurus Sudah Terbentuk
Meski bangunan fisik belum sepenuhnya selesai, aktivitas kelembagaan KDMP sudah mulai berjalan. Struktur pengurus telah terbentuk dan legalitas berupa akta notaris juga telah dikantongi.
Saat ini koperasi mulai menjalankan usaha sederhana dengan menyediakan kebutuhan harian seperti sabun dan barang pokok lainnya. Modal usaha berasal dari simpanan pokok dan wajib anggota yang kini berjumlah sekitar 30 hingga 40 orang.
Sapon berharap, setelah gedung resmi beroperasi, koperasi ini mampu berkembang pesat dan menjangkau lebih banyak anggota dari berbagai lapisan masyarakat.
“Harapannya koperasi ini bisa tumbuh untuk kesejahteraan anggotanya. Dari masyarakat, oleh masyarakat, dan hasilnya kembali untuk masyarakat,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo rusak parah dan jadi akses wisata. Pemkab mengajukan anggaran Inpres 2026 sebesar Rp54,95 miliar.
Singapura pemerintahan terbaik ASEAN 2026 dengan skor 77,4. Indonesia peringkat 3 dengan skor 54,9. Simak daftar lengkap 9 negara ASEAN.
Budi Gunadi Sadikin masuk bursa Dirjen WHO bersama tiga kandidat lain di tengah tekanan pendanaan organisasi kesehatan dunia.
Recall mobil China melibatkan Tesla, Xiaomi, Leapmotor hingga Xpeng karena mekanisme pintu darurat sulit dikenali.
Bank dapat memblokir rekening dalam kondisi tertentu. Simak dasar hukum, prosedur, serta hak nasabah saat rekening dibatasi.
Compaq kembali hadir lewat tablet Android QTab Ultra 12.6 dengan layar AMOLED 12,6 inci, RAM 12 GB, dan baterai 11.000 mAh.