BGN Setop Sementara Operasional SPPG Trimurti Usai Dugaan Pencemaran
BGN menghentikan sementara operasional SPPG Trimurti Bantul usai dugaan pencemaran limbah dan masalah sanitasi.
Foto ilustrasi wadah MBG. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul mulai memfokuskan evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada aspek pengawasan menyusul rangkaian kasus keracunan yang menimpa ratusan siswa dalam sepekan terakhir. Penguatan monitoring akan diperluas hingga tingkat kapanewon untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Langkah ini diambil setelah dua kasus terjadi di wilayah berbeda, yakni di Seloharjo dan di Srihardono, dengan jumlah korban yang cukup besar dalam waktu berdekatan.
Dua Kasus Jadi Dasar Evaluasi
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul, Hermawan Setiaji, menjelaskan kasus pertama terjadi di Seloharjo pada pekan lalu.
“Kejadiannya minggu lalu di Seloharjo, ada enam SD dengan total sekitar 156 siswa. Dugaan sementara dari makanan, tapi tetap kami lakukan uji sampel untuk memastikan,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Seluruh siswa di Seloharjo telah tertangani dan kini dalam kondisi membaik.
Kasus berikutnya terjadi di SD Negeri Monggang, di Srihardono, Pundong. Jumlah siswa yang mengalami keluhan bertambah dari 18 menjadi 19 orang.
“Yang di Monggang semula 18, kemudian bertambah satu jadi 19 siswa. Saat ini semuanya sudah kembali ke rumah, tapi sebagian masih belum masuk sekolah karena masih pemulihan,” jelasnya.
Pengawasan Diperluas hingga Kapanewon
Pemkab Bantul memastikan evaluasi tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten, tetapi juga diperluas hingga kapanewon dengan melibatkan forum komunikasi pimpinan kapanewon.
“Pengawasan akan kita perkuat di tingkat kapanewon, bersinergi dengan forum komunikasi pimpinan kapanewon. Harapannya bisa lebih intens melakukan monitoring,” katanya.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat deteksi dini jika ditemukan potensi masalah dalam pelaksanaan program MBG.
Distribusi dan Penyedia Ikut Dievaluasi
Selain pengawasan, Pemkab Bantul juga akan meninjau rantai distribusi makanan hingga keterlibatan penyedia dalam program MBG.
“Bukan hanya kualitas makanan, tapi juga rantai distribusinya akan kita perhatikan. Termasuk keterlibatan penyedia agar semuanya sesuai standar,” ujarnya.
Pastikan Kasus Tidak Meluas
Pemkab Bantul juga memastikan laporan lain di luar dua kejadian tersebut tidak berkaitan dengan program MBG.
“Untuk yang SMK itu bukan karena MBG. Jadi yang terkonfirmasi memang dari dua kejadian itu saja,” tegas Hermawan.
Dengan evaluasi menyeluruh ini, pemerintah daerah berharap pelaksanaan program MBG ke depan dapat berjalan lebih aman dan terkontrol, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menghentikan sementara operasional SPPG Trimurti Bantul usai dugaan pencemaran limbah dan masalah sanitasi.
Ghost In The Cell karya Joko Anwar sukses menembus 3 juta penonton di bioskop dan tetap kuat di tengah persaingan film baru Indonesia.
Cara membuat status WhatsApp pakai lagu kini makin mudah lewat fitur musik resmi, Spotify, hingga Instagram Stories. Simak tips agar audio tetap jernih.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
LinkedIn memangkas sekitar 5 persen karyawan global di tengah tren PHK industri teknologi 2026 meski pendapatan perusahaan masih tumbuh positif.
Massimiliano Allegri dikabarkan hengkang dari AC Milan setelah konflik panas dengan Zlatan Ibrahimovic dan performa Rossoneri menurun.