Training Ground PSS Sleman Dinilai Bisa Dongkrak Kualitas Tim
Manajer PSS Sleman Agus Purwoko menilai training ground penting untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Super Elja. Ini perkembangannya.
Pembangunan Tol Jogja–Solo Seksi 2 Paket 2.1 IC Purwomartani–Maguwoharjo, Senin (30/3/2026). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembangunan Tol Jogja-Solo ruas Interchange Purwomartani hingga Ramp Off/On Maguwoharjo, di Purwomartani hingga Maguwoharjo, terus dikebut dengan progres yang telah mencapai sekitar sepertiga. Ruas sepanjang 3,7 kilometer ini ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Per April 2026, progres konstruksi tercatat telah menyentuh 35%. Pekerjaan terus berlangsung di berbagai titik yang lahannya telah tersedia, seiring percepatan proyek jalan bebas hambatan yang menghubungkan kawasan di Purwomartani dengan di Maguwoharjo.
Konstruksi Dikebut di Lahan yang Sudah Bebas
General Superintendent PT Daya Mulia Turangga (DMT), Dwi Yulianto, menjelaskan pelaksanaan konstruksi dilakukan bertahap mengikuti ketersediaan lahan. Area yang telah dibebaskan langsung digarap untuk mengejar target penyelesaian.
“Jadi dari 3,7 kilometer itu hampir semua area sudah kita lakukan pelaksanaan pekerjaan. Tentunya area-area yang saat ini sudah bebas ya lahannya,” ujarnya saat ditemui pada Kamis (9/4/2026).
Ia menambahkan, keterbatasan waktu konstruksi membuat pihaknya memprioritaskan pengerjaan di lokasi yang sudah siap secara administratif maupun teknis.
“Karena kami punya waktu tertentu ya untuk melaksanakan konstruksi pekerjaan, sehingga area yang sudah bebas pastinya kami langsung melaksanakan pekerjaan konstruksi,” imbuhnya.
Target Rampung Bergantung Pembebasan Lahan
Meski dari sisi konstruksi tidak mengalami kendala berarti, Dwi menegaskan capaian akhir proyek tetap sangat bergantung pada proses pembebasan lahan.
“Secara konstruksi sih hampir tidak ada kendala ya. Paling sama-sama mengikuti antara pembebasan lahan dengan konstruksi. Target Desember itu mengikuti juga target lahannya dibebaskan begitu,” tandasnya.
Saat ini, pembebasan lahan di area proyek telah mencapai sekitar 68%, di luar penetapan lokasi (penlok) baru.
“Bebasnya itu kira-kira 68% itu di luar penlok yang baru ya begitu,” tegasnya.
Target Akhir Tahun Tetap Dikejar
Proyek yang mulai dikerjakan sejak Juni 2024 ini ditargetkan selesai pada Desember 2026. Dengan progres yang terus bertambah, kontraktor optimistis penyelesaian dapat tercapai selama pembebasan lahan berjalan sesuai rencana.
“Kami targetkan di akhir tahun ini [selesai], Desember 2026,” ungkap Dwi.
Percepatan proyek ini diharapkan memperkuat konektivitas di wilayah Sleman, khususnya jalur penghubung di Purwomartani dan di Maguwoharjo, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Manajer PSS Sleman Agus Purwoko menilai training ground penting untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Super Elja. Ini perkembangannya.
AS memperingatkan China dan negara lain soal sanksi sekunder jika tetap berbisnis dengan Iran melalui kampanye ekonomi terbaru.
Menkomdigi Meutya Hafid menghormati proses hukum kasus internet tak berizin di Mentawai dan mendorong pendekatan pembinaan.
KPK mendalami pengelolaan keuangan dan pengadaan Dinas PUPR Kota Bengkulu setelah menyita uang Rp4 miliar dari rumah pejabat.
Dua penjaga perdamaian PBB gugur setelah patroli menuju Jonglei, Sudan Selatan, disergap orang bersenjata tak dikenal.
Asap karhutla mengandung PM2,5 yang dapat mengganggu paru-paru. Kenali bahaya paparan asap dan cara mencegahnya.