Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Foto ilustrasi investasi. - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Realisasi investasi di Kabupaten Gunungkidul pada awal 2026 menunjukkan tren positif. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Gunungkidul mencatat total nilai investasi yang masuk hingga akhir Maret 2026 mencapai Rp217.041.317.512.
Capaian ini menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi di wilayah berjuluk Bumi Handayani. Dari total tersebut, mayoritas berasal dari sistem Online Single Submission (OSS) sebesar Rp196,7 miliar, sementara sisanya Rp20,3 miliar tercatat melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).
Penata Perizinan Ahli Madya DPMPTSP Gunungkidul, Mugiyanto, menjelaskan bahwa capaian triwulan pertama ini sudah mencapai sekitar 25,28% dari target investasi tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp858,5 miliar.
“Sektor perdagangan masih menjadi primadona bagi investor. Nilai investasinya sudah mencapai Rp72,9 miliar dan menjadi penyumbang terbesar,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Selain perdagangan, sejumlah sektor lain juga menunjukkan kontribusi signifikan. Sektor perindustrian mencatat investasi sebesar Rp69,4 miliar, diikuti sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) Rp38,9 miliar. Adapun sektor pertanian menyumbang Rp15,3 miliar dan pariwisata sebesar Rp10,7 miliar. Sisanya berasal dari sektor pendidikan, koperasi, serta usaha kecil dan menengah.
Mugiyanto optimistis tren investasi akan terus meningkat hingga akhir tahun. Ia menilai potensi sumber daya alam serta perkembangan infrastruktur di Gunungkidul menjadi daya tarik utama bagi investor.
Keyakinan serupa disampaikan Kepala DPMPTSP Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian. Menurutnya, capaian investasi tahun sebelumnya menjadi bukti bahwa target yang ditetapkan pemerintah daerah dapat terlampaui.
Pada 2025, realisasi investasi di Gunungkidul mencapai Rp851,7 miliar, melampaui target awal sebesar Rp831,4 miliar. Sektor pertanian dan peternakan menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp174 miliar, disusul sektor pariwisata Rp170 miliar, perdagangan Rp159 miliar, kesehatan Rp137 miliar, serta perindustrian Rp115 miliar.
Dari sisi sebaran proyek, investasi tersebut terbagi dalam 8.127 proyek yang tersebar di 18 kapanewon. Wilayah Kapanewon Wonosari menjadi lokasi dengan jumlah proyek terbanyak, yakni 1.660 titik.
Selanjutnya, Kapanewon Playen mencatat 1.049 proyek, diikuti Kapanewon Semanu sebanyak 568 proyek, serta Kapanewon Ponjong dengan 530 proyek. Sementara itu, 4.320 proyek lainnya tersebar di 13 kapanewon lain di wilayah tersebut.
Aldian menegaskan, peningkatan investasi tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
“Investasi yang terus tumbuh ini menjadi indikator bahwa ekonomi Gunungkidul semakin produktif. Dampaknya luas, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dengan tren positif di awal tahun, Pemkab Gunungkidul optimistis target investasi 2026 dapat tercapai, bahkan berpotensi melampaui capaian tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Korban tewas kapal terbalik di Danau Kariba, Zimbabwe, bertambah menjadi 72 orang. Kapal membawa sekitar 153 penumpang.
DPRD DIY menilai cetak ulang buku pelajaran hanya karena huruf terlalu kecil tidak urgen. Anggaran pendidikan diminta lebih tepat sasaran.
Chip AI Nvidia Jetson Orin ditemukan pada sisa rudal Rusia S-71M. GUR menduga komponen itu terkait kemampuan otonom rudal.
Polri mengirim 21 personel SAR, 10 anjing K-9, logistik 2,5 ton, dan Wi-Fi portable untuk membantu pencarian korban gempa NTT.
Hacker Iran diduga menyerang puluhan fasilitas air AS. Serangan mengganggu operasional dan mengekspos kerentanan sistem air.