Jalan Plono-Nglinggo Diperbaiki, Pemkab Butuh Anggaran Rp54,9 Miliar
Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo rusak parah dan jadi akses wisata. Pemkab mengajukan anggaran Inpres 2026 sebesar Rp54,95 miliar.
Foto ilustrasi paket logistik. - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Warga Padukuhan Bangeran, Kalurahan Bumirejo, Kapanewon Lendah, Kulonprogo, digegerkan dengan kedatangan paket misterius.Paket tersebut berisi sepasang mainan berbentuk pocong kecil yang membuat penghuni rumah terkejut hingga menjerit setelah membukanya.
Paket tersebut ditujukan kepada Sujarwo Prasetyo. Kiriman tiba di rumahnya pada Senin (25/5/2026) pagi dan diterima oleh sang istri, Eva Setyawati. Pasangan suami istri tersebut kebingungan karena mereka merasa tidak pernah memesan paket apa pun.
“Tidak ada yang pesan dan tidak merasa pesan paket apa-apa, tiba-tiba ada kurir datang sekitar jam 09.30 WIB kirim paket dalam keadaan sudah terbayar. Lah sama istri saya dibuka kok isinya pocong sepasang, istri saya kaget sampai teriak-teriak,” tutur Sujarwo saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).
Sujarwo menjelaskan bahwa paket tersebut dikirim dari Pacitan, Jawa Timur. Namun, tidak tertera nomor telepon pengirim, hanya alamat rumah dan namanya. Sujarwo menegaskan bahwa ia tidak memiliki masalah dengan siapa pun, sehingga motif pengiriman paket ini sangat membingungkan.
Untuk menghindari keresahan lebih lanjut, Sujarwo memutuskan membakar paket tersebut di hadapan tetangga dan anggota kepolisian setempat. “Tidak laporan, tapi pas tadi dibongkar ada dari Polsek Lendah. Kalau besok ada kiriman kaya gitu lagi baru saya laporan. Udah dibakar karena khawatir pada takut nanti,” ungkapnya.
Dalam paket tersebut, terdapat secarik kertas dengan tulisan penjelasan: “Kami menjual mainan pocong kecil untuk dekorasi ruangan bernuansa horor. 100 persen tidak ada unsur gaib dan mistisnya. Jika anda merasa tidak membeli mainan ini atau kena prank teman anda, maka bakar saja mainan ini. Jangan digunakan ke hal negatif yang melanggar hukum.”
Kendati demikian, kedatangan paket ini tetap membuat keluarga Sujarwo khawatir, terutama karena sebelumnya beredar isu teror pocong di wilayah lain di Kulonprogo.
Kepala Seksi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian. Ia menjelaskan bahwa pihak penerima memang belum ingin membuat laporan resmi. Sarjoko pun mengimbau agar masyarakat tidak perlu merasa khawatir atau cemas berlebihan terkait pengiriman paket tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo rusak parah dan jadi akses wisata. Pemkab mengajukan anggaran Inpres 2026 sebesar Rp54,95 miliar.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 25 Agustus 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Selasa 25 Agustus 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.