Kemarau Panjang di Bantul, Kolam Ikan Mulai Mengering
Kemarau panjang di Bantul menyebabkan kolam ikan mengering. Pembudidaya menghentikan produksi akibat minimnya pasokan air selama lebih dari dua bulan.
Kecelakaan lalu lintas - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL — Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Wonosari, tepatnya di wilayah Baturetno, Banguntapan, Bantul, Jumat (5/6/2026) dini hari. Insiden yang melibatkan sepeda motor dan seorang pejalan kaki ini berujung maut, setelah korban mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 01.20 WIB di ruas jalan sebelah barat kantor PDAM Kalangan. Berdasarkan keterangan polisi, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat melaju dari arah timur menuju barat.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa pengendara motor diduga tidak menyadari keberadaan pejalan kaki di depannya hingga akhirnya terjadi tabrakan.
“Pengendara sepeda motor menabrak pejalan kaki yang berjalan searah di depannya,” ujarnya.
Pengendara motor diketahui berinisial ABS (25), warga Sewon, Bantul. Ia mengalami luka robek di bagian bibir serta luka lecet pada kaki kanan. Setelah mendapatkan perawatan medis, ABS diperbolehkan menjalani rawat jalan.
Sementara itu, korban pejalan kaki berinisial PDR (66), warga setempat, mengalami luka serius. Di antaranya patah tulang kaki kanan, luka robek pada kedua kaki, serta cedera kepala berat. Korban sempat dilarikan ke RSPAU Hardjolukito untuk mendapatkan penanganan intensif. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan benturan cukup keras hingga membuat kedua pihak terjatuh ke sisi kiri jalan. Bahkan, sepeda motor yang dikendarai ABS ikut terperosok ke dalam selokan bersama korban.
Polisi telah mengamankan pengendara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Banguntapan. Proses hukum kini tengah berjalan untuk mengungkap secara pasti penyebab kecelakaan tersebut.
Selain itu, aparat juga menemukan sejumlah barang bukti berupa obat-obatan di lokasi kejadian. Temuan ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengetahui apakah memiliki kaitan dengan insiden yang terjadi.
“Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami seluruh faktor yang berpotensi menjadi penyebab kecelakaan,” kata Rita.
Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1 juta.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari, saat visibilitas terbatas dan risiko kecelakaan cenderung meningkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang di Bantul menyebabkan kolam ikan mengering. Pembudidaya menghentikan produksi akibat minimnya pasokan air selama lebih dari dua bulan.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Rabu 22 Juli 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
KPK mengungkap dugaan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini memiliki 55 aset tanah dan bangunan, namun banyak yang belum tercantum dalam LHKPN.
Pengasuhan anak tidak cukup hanya mengandalkan satu buku. Orang tua perlu memperkaya pengetahuan melalui berbagai referensi
PSIM Jogja menyambut Piala Liga 2026/2027. Jean-Paul Van Gastel menilai ajang itu positif, tetapi mengingatkan jadwal musim akan semakin padat.
Basarnas menemukan korban terakhir reruntuhan rumah di Grand Polonia Medan. Total tiga orang meninggal dan empat korban berhasil selamat.