Perpusda Baru Sleman Masih Menunggu Lampu Hijau Anggaran
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Wisatawan mengunjungi kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan di Sleman, DIY. - Antara/Hendra Nurdiyansyah
Harianjogja.com, SLEMAN—Ajang sport tourism unggulan Sleman Temple Run (STR) 2026 resmi membuka pendaftaran early bird mulai Rabu (10/6/2026) pukul 12.30 WIB. Peserta bisa mendapatkan tarif khusus mulai Rp300.000 dengan kuota terbatas sebelum harga normal diberlakukan.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi penyelenggara. Program early bird ini menjadi kesempatan bagi pelari yang ingin mengamankan slot lebih awal untuk mengikuti event lari yang memadukan olahraga, wisata, dan pelestarian budaya tersebut.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Sleman, Irawati Palupi Dewi, menjelaskan panitia menyediakan tiga kategori lomba, yakni 7 kilometer (7K), 15 kilometer (15K), dan 30 kilometer (30K).
Pada masa early bird, biaya pendaftaran kategori 7K sebesar Rp300.000 dari tarif normal Rp375.000. Untuk kategori 15K dikenakan biaya Rp325.000 dari harga normal Rp400.000, sedangkan kategori 30K dibuka dengan tarif Rp500.000 dari harga normal Rp600.000.
Menurut Irawati, kuota pendaftaran early bird untuk seluruh kategori dibatasi sehingga peserta disarankan segera mendaftar sebelum seluruh slot terisi.
Sleman Temple Run merupakan agenda tahunan sport tourism yang menggabungkan aktivitas olahraga dengan promosi destinasi wisata dan warisan budaya Kabupaten Sleman. Pada penyelenggaraan tahun depan, peserta akan diajak berlari melewati kawasan candi dan berbagai destinasi unggulan yang menjadi daya tarik daerah tersebut.
Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan panorama alam Sleman kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dispar Sleman menyiapkan sejumlah pembaruan pada penyelenggaraan STR 2026. Salah satu yang paling menonjol adalah perubahan rute yang akan memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta.
Irawati mengungkapkan pelari berpeluang melintasi hingga kawasan Keraton Ratu Boko setelah izin dari Kementerian Kebudayaan diterbitkan.
"Izin dari Kementerian Kebudayaan sudah keluar. Jadi kemungkinan besar bisa masuk ke area," kata Irawati saat dihubungi, Selasa (9/6/2026).
Dengan tambahan rute tersebut, Sleman Temple Run 2026 diharapkan kembali menjadi magnet sport tourism yang mampu menarik ribuan pelari dari berbagai daerah sekaligus memperkuat posisi Sleman sebagai destinasi wisata olahraga berbasis budaya dan alam. Pemkab Sleman juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk menjaga kebugaran sekaligus mengenalkan potensi sejarah dan wisata Sleman ke tingkat nasional maupun internasional melalui Sleman Temple Run 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman masih mengupayakan pembangunan gedung baru Perpusda masuk APBD 2027. Proyek sekitar Rp30 miliar itu menunggu kepastian anggaran.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.