Gelombang Tinggi, 3 Perahu Nelayan Tenggelam Diterjang Ombak
Tiga perahu nelayan Gunungkidul terbalik dalam kurang dari 24 jam. Tujuh nelayan selamat di tengah gelombang yang naik.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih saat menerima pemecahan rekor MURI atas pelaksanaan senam kreasi Pentul Tembem di kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk, Jumat (10/7).
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul memecahkan rekor muri untuk senam kreasi Penthul Tembem yang melibatkan 1.588 peserta perempuan di jalan alternatif Sleman-Gunungkidul di Kalurahan Nglanggeran, Patuk, Jumat (10/7/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari acara Geopark Night Specta (GNS) 2026 yang diselenggarakan di kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran.
Senior Respresentatif MURI, Ari Adriani mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan terkait dengan pemecahan rekor senam kreasi massal dengan 1.500 peserta perempuan. Adapun hasilnya setelah dilakukan penghitungan jumlah peserta mencapai 1.588 peserta.
“Senam kreasi Penthul Tembem unik karena mengangkat kearifan lokal khas Gunungkidul,” kata Ari kepada wartawan, Jumat.
Dikarenakan masuk kategori kebudayaan dengan ciri khas kearifan lokal, pemecahan rekor ini tidak hanya untuk tingkat nasional, tapi juga dunia. Pasalnya, peserta senam merupakan yang terbanyak di dunia.
“Peserta senam kreasi Pentul Tembem merupakan terbanyak di dunia,” kata dia.
Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih yang berkomitmen untuk menjaga tradisi yang dimiliki tetap hidup. Namun di sisi lain, juga ada sentuhan inovasi sehingga tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Ini terlihat dari pemecahan rekor MURI lewat senam kreasi Pentul Tembem,” katanya.
Menurut dia, pemecahan rekor ini bukan yang pertama. Pasalnya, Pemkab Gunungkidul sudah mengantongi sembilan rekor muri.
“Untuk rekor Muri ada beberapa seperti pentas campursari 90 jam, sajian kuliner Gathot hingga sajian Bakmi Jawa sebanyak 5.600an porsi,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, senam kreasi ini merupakan wujud nyata dari strategi sport tourism yang sedang digalakkan di daerahnya. Karakter Penthul Tembem sendiri dipilih karena melambangkan keceriaan dan kesederhanaan, yang kemudian dikemas secara kreatif menjadi senam kebugaran tanpa meninggalkan nilai tradisi.
“Hari ini membuktikan bahwa kita mampu berdiri tegak dan bangga terhadap budaya asli di Bumi Handayani,” katanya.
Menurut dia, pemecahan rekor ini juga sebagai bentuk implementasi Trisakti Bung Karno, yaitu berkepribadian di bidang kebudayaan. Di kesempatan ini, Mbak Endah juga memberikan apresiasi khusus kepada para perajin topeng di Padukuhan Bobung, Putat Patuk karena menjadi pusat pembuatan topeng Penthul Tembem. “Tradisi ini harus terus dijaga dan dilestarikan,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono mengaku senang karena pemecahan rekor MURI melalui senam kreasi Penthul Tembem berjalan dengan sukses. Total ada 1.588 peserta perempuan yang mengikuti kegiatan ini.
Peserta terdiri dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya 102 orang dari Perwosi Kabupaten Gunungkidul, 900 peserta dari Perwosi 18 Kapanewon se-Kabupaten Gunungkidul, 504 orang dari IGTKI dan Himpaudi, 24 personel Polwan Polres Gunungkidul, 30 orang dari Komunitas Kalurahan Bobung/Relawan Bobung, 14 orang dari Omah Trengguli.
“Pemecahan rekor ini merupakan bagian dari acara GNS 2026 yang diselenggarakan di kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga perahu nelayan Gunungkidul terbalik dalam kurang dari 24 jam. Tujuh nelayan selamat di tengah gelombang yang naik.
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.
Mantan Ketua Dewan Kebudayaan Sleman, Dwijo, mendorong Taman Budaya Sleman menjadi pusat informasi komprehensif potensi budaya.
Regrouping SDN Hargomulyo ditolak warga. DPRD Kulonprogo meminta Disdikpora, sekolah, dan wali murid duduk bersama mencari solusi.
Dinsos Sleman mengimbau warga memperbarui data desil melalui Perlinsos sebelum 31 Agustus 2026. Ada 2.940 agen di 86 kalurahan.
Event 21–23 Agustus 2026 di Sleman dan DIY dinilai mendorong hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM lokal.