Harga Cabai Rawit di Gunungkidul Naik Lagi, Tembus Rp80.000
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Pembunuhan Gunungkidul berikut pelaku berhasil terungkap dan ditangkap.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Personel dari jajaran Polres Gunungkidul menghadiahkan timah panas kepada Ngadiman atau Kumis (63) warga Bengle II, Tepus pada Sabtu (18/7/2015). Ia terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki setelah berusaha melawan petugas saat akan ditangkap.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Hariyanto pada Minggu (19/7/2015) menjelaskan, Kumis merupakan tersangka utama pembunuhan terhadap Supartilah, warga Bantulkarang, Ringinharjo, Bantul yang ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan, bersimbah darah di sebuah ladang di Pulegundes, Sidoharjo, Tepus, Jumat (17/7/2015) pagi dan menggegerkan warga setempat.
Kumis ditangkap di wilayah Jogja saat sedang berusaha melarikan diri. Awalnya, petugas mendapatkan informasi bahwa tersangka melarikan diri ke tempat saudaranya di wilayah Magelang. Namun, dari informasi lanjutan didapat bahwa Kumis masih berada di wilayah Jogja.
Kecurigaan polisi terhadap Kumis sebagai pelaku pembunuhan, lanjutnya, berawal dari adanya informasi mengenai adanya hubungan istimewa antara korban dan pelaku. Saat ditelusuri, Kumis diketahui menghilang selepas penemuan mayat tersebut.
Kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif kepada tersangka, yang saat ini sudah ditahan di Mapolres Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina