Kelok 23 Dibuka September, Ada 3 Gardu Pandang di JJLS
Kelok 23 JJLS Gunungkidul-Bantul hampir rampung dan bakal dilengkapi tiga gardu pandang untuk menikmati panorama Laut Selatan.
Kodisi Terminal Semin, meski bangunan sudah jadi tapi belum juga difungsikan hingga sekarang. Kamis (4/2/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Terminal Semin belum dalam beroperasi.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pengoperasian Terminal Semin belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Kemungkinan besar, fasilitas itu baru digunakan saat Lebaran pada tahun ini.
Dilihat dari kondisi bangunan, terminal dapat digunakan. Hal itu urung dilakukan karena keterbatasan Sumber Daya Manusia yang dimiliki Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Gunungkidul.
Kepala Dishubkominfo Gunungkidul Purnamajaya mengatakan, untuk mengoperasionalkan terminal tersebut membutuhkan belasan pegawai. Namun hingga sekarang baru ada tiga orang yang disiapkan untuk mengelola terminal tersebut.
“Personel kami kurang, jadi terminal belum bisa dioperasikan untuk saat ini,” kata Purnama kepada wartawan, Kamis (4/2/2016).
Dia mengakui, dari sisi fisik bagunan yang ada sudah memadai untuk difungsikan meski masih ada beberapa fasilitas yang harus dilengkapi lagi. Untuk saat ini, Purnama hanya bisa menunggu dan berharap saat lebaran nanti terminal itu bisa digunakan. “
Mudah-mudahan saat lebaran terminal bisa difungsikan,” ujar pria yang akrab disapa Ipung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 JJLS Gunungkidul-Bantul hampir rampung dan bakal dilengkapi tiga gardu pandang untuk menikmati panorama Laut Selatan.
Sebanyak 512 santri terdampak keracunan MBG di Sidoarjo. BGN melakukan investigasi dan menyiapkan sanksi bagi SPPG.
DPRD Sleman mendorong kuota Beasiswa Patriot Transmigrasi bagi lulusan S1 untuk melanjutkan S2 sebelum mengabdi di wilayah 3T.
Hotspot Kalbar dan Kalteng kembali naik. Menhut Raja Juli Antoni menetapkan kedua provinsi sebagai prioritas penanganan karhutla.
Delapan WNI disebut menjadi tentara Rusia. BIN dan Kemlu RI menelusuri dugaan perekrutan serta memverifikasi informasi tersebut.
DPRD DIY menyebut ada BTT sekitar Rp15 miliar untuk mengantisipasi kekeringan 2026 jika kebutuhan penanganan meningkat.