Mako Bimob di Pesisir Gunungkidul Dibangun di Lahan SG 1,8 Hektare
Pembangunan Mako Brimob Gunungkidul segera dimulai setelah izin pemanfaatan lahan Sultan Ground seluas 1,8 hektare resmi rampung.
Sejumlah petugas SAR sedang melakukan evakuasi terhadap dua korban laka laut di Pantai Drini dengan menggunakan sebuah kapal. Minggu (23/10/2016). (SAR Satlinmas Wilayah II/JIBI/Harian Jogja)
Kecelakaan Laut Gunungkidul terjadi di Pantai Drini
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Setidaknya dua kecelakaan laut terjadi di Pantai Gunungkidul. Tim SAR Satlinmas Wilayah II menyatakan seluruh korban dari kejadian ini dapat diselamatkan.
Setidaknya, dua pengunjung di Pantai Drini, Desa Banjarejo, Tanjungsari terseret ombak sejauh 50 meter dari bibir pantai. Beruntung kedua korban atas nama Ilham,20, dan Rano,20, dapat diselamatkan oleh petugas SAR Satlinmas Wilayah II yang sedang berjaga.
Kendati demikian, peristiwa yang terjadi Minggu (23/10/2016) pagi, bukan satu-satunya korban laka laut di kawasan pantai Gunungkidul. Di Pantai Sepanjang, Desa Kemadang, Tanjungsari juga terjadi kecelakaan. Namun kejadiannya bukan dikarenakan terseret ombak, melainkan pengunjung kurang hati-hati sehingga korban terpleset ke dalam lubang karang di pantai itu.
“Korbannya atas nama Nur Fatkurozi, pengunjung asal Cangkringan, Sleman,” kata Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto kepada wartawan, Minggu (23/10/2016).
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/10/23/kecelakaan-laut-dua-pengunjung-terseret-ombak-pantai-drini-762907">KECELAKAAN LAUT : Dua Pengunjung Terseret Ombak Pantai Drini)
Dijelaskannya, meski hanya terjatuh namun Fatkurozi harus mendapatkan perawatan dari petugas karena mengalami luka-luka di kedua kaki karena terkena karang.
“Sudah kami berikan pertolongan pertam dan kondisinya juga sudah membaik,” ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono menambahkan agar para pengunjung terus berhati-hati sehingga bisa terhindar dari kecelakaan saat berkunjung di kawasan pantai. Dijelaskannya, keselamatan pengunjung bukan semata-mata tugas dari penjaga kawasan pantai, hal utama terletak di diri masing-masing pengunjung.
“Kami hanya membantu saat ada kejadian. Namun untuk bisa terhindari dari, pengunjung harus berhati-hati dan waspada. Untuk itu, kami juga terus akan memberikan imbauan baik melalui papan peringatan atau lewat pengeras suara yang ada di posko,” kata Marjono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Mako Brimob Gunungkidul segera dimulai setelah izin pemanfaatan lahan Sultan Ground seluas 1,8 hektare resmi rampung.
Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2.2C Sleman-Gamping sepanjang 7,96 km resmi dimulai, exit tol direncanakan di Ambarketawang.
IHSG berpeluang lanjut menguat dan uji level 6.000, didorong sentimen IPO dan global yang membaik.
Sebanyak 33 kebakaran terjadi di Jogja Januari–Juni 2026, mayoritas dipicu korsleting listrik di permukiman padat.
Guyon Waton akan tampil gratis di konser Sukoharjo Spektakuler 18 Juli 2026. Diprediksi ribuan penonton hadir.
Kecelakaan maut di Jalan Nagung-Brosot Kulonprogo, pengendara motor tewas setelah terpental ke sungai.