KEKERASAN SLEMAN : Gara-gara Mencintai Gadis yang Sama, Rudi Dianiaya

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Senin, 06 Maret 2017 20:55 WIB
KEKERASAN SLEMAN : Gara-gara Mencintai Gadis yang Sama, Rudi Dianiaya

Ilustrasi penganiayaan (JIBI/Solopos/Antara)

Kekerasan Sleman terjadi antara dua pemuda yang mencintai perempuan yang sama.
 
Harianjogja.com, SLEMAN -- Akibat terbakar rasa cemburu, seorang pemuda menganiaya teman dekat wanita idamannya. Aksi penganiayaan tersebut pun saat ini diproses Polsek Bulaksumur, Depok.

Rudianto,19, warga Klebengan, Depok Sleman, babak belur dipukuli seorang pemuda di Lembah UGM, Bulaksumur, Depok Minggu (5/3/2017). Motif penganiaayaan yang dialami korban diduga, terkait masalah cinta.

"Pelaku cemburu kepada korban karena mencintai gadis yang sama," kata Kapolsek Bulak Sumur Kompol Suhardi," katanya, Senin (6/3/2017).

Dia mengatakan penganiayaan berawal saat Rudi bermain ke rumah tetangganya, Adrian. Saat itu, dia menerima pesan singkat dari seseorang yang mengaku bernama, Riki. Dalam pesannya,orang (pelaku) tersebut ingin menyelesaikan persoalannya secara pribadi.

Tanpa menaruh curiga, lanjut Suhardi, korban menyanggupi ajakan si pengirim sms. Selanjutnya, Riki menjemput korban di rumah Adrian, sekitar pukul 23.30 WIB.

"Korban pun membonceng motor yang dikendarai Riki, malam itu juga," jelasnya.

Sesampainya di sebuah pos satpam di Jalan Agro, Lembah UGM, Riki menghentikan motornya.  Riki menunjukkan sebuah foto Rudi dengan perempuan yang diketahui bernama, Ely Yulianti.

”Ternyata persoalannya perempuan ini memiliki hubungan dengan kedua lelaki itu,” kata Suhardi ditemui di Mapolsek Bulaksumur.

Pelaku mengajak korban untuk berkelahi. Namun, tantangan itu tidak dilayani oleh korban.

"Pelaku yang terlanjur emosi melampiaskan emosinya dengan memukuli korban," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online