18 Gerai KDMP Gunungkidul Lolos Verifikasi, 12 Lainnya Ditarget Rampung November
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
Seorang pengendara motor sedang melintas di depan sebuah rumah yang telah dibongkar di Desa Girimulyo, Kecamatan Panggang. rencananya di titik yang ada pembongkaran akan dijadikan JJLS, beberapa waktu lalu. (Harian Jogja/David Kurniawan)
Isunya, jalan akan diperlebar dari 40 meter menjadi 50 meter
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Warga di sepanjang Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Gunungkidul resah dengan adanya rumor pelebaran jalan yang direncanakan oleh Pemerintah DIY. Kabar yang berkembang, jalan akan diperlebar dari 40 meter menjadi 50 meter.
Kepala Dusun Sawah, Girisekar, Panggang Anjar Gunantoro mengatakan, isu terkait dengan pelebaran JJLS sudah santer terdengar di masyarakat sejak satu bulan terakhir. Bahkan dari kabar yang beredar, perlebaran ini sudah dituangkan dalam SK Gubernur DIY yang ditandatangani oleh Sultan HB X. “Ini yang membuat warga khawatir karena perlebaran dilakukan secara menyeluruh di wilayah Gunungkidul,” kata Anjar saat dihubungi Harian Jogja, Sabtu (11/11/2017).
Dia mengungkapkan, perlebaran jalan dari awal perancanaan 40 meter menjadi 50 meter akan sangat merugikan masyarakat. Anjar tidak menampik untuk pembebasan pertama (selebar 40 meter) warga tidak mempersoalkan dan mau menerima. Hal ini dibuktikan sudah banyak masyarakat yang mendapatkan ganti rugi pembebasan.
Namun, rumor tambahan lebar sepuluh meter akan memberatkan. Terlebih lagi, dari proses ganti rugi yang dilakukan sudah digunakan untuk pembangunan, sehingga dengan rumor adanya perlebaran ulang membuat warga jadi khawatir dan takut rumah yang baru selesai dibangun pasca pembebasan akan tergusur lagi untuk perlebaran.
“Jelas kalau diperlebar lagi akan mengenai rumah warga. Inipun menjadi persoalan yang bisa merugikan dan membuat warga bingung,” ujar Ketua Paguyuban Kepala Dusun Gunungkidul Janaloka ini.
Terkait dengan rumor perlebaran JJLS, Anjar mengaku sudah mempertanyakan ke Pemkab Gunungkidul. Namun hingga sekarang belum ada jawaban pasti terkait dengan rumor tersebut. “Banyak yang sudah bertanya kepada saya, tapi saya jawab kalau memang ada perlebaran lagi pasti akan ada sosialisasi sehingga warga tidak perlu khawatir,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
BMKG memprakirakan hujan lebat disertai petir di tujuh kota, gelombang laut hingga 4 meter, serta potensi banjir rob di sejumlah pesisir.
Ketua DPD Golkar DIY Singgih Januratmoko memastikan Musda XI Golkar Gunungkidul tetap digelar dan meminta kader menjaga soliditas.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Sabtu 31 Oktober 2026 bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin masuk tujuh kandidat Direktur Jenderal WHO. Pemilihan dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027.
Kelurahan Gowongan mengedukasi orang tua tentang TBC pada anak sebagai upaya mencegah penularan dan mendukung pencegahan stunting.