TPR Baron Gunungkidul Resmi Terapkan Pembayaran Full Cashless
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
Petugas Disdikpora DIY (kiri) melakukan verifikasi berkas pengajuan penambahan nilai prestasi nonakademik, Senin (25/6/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, BANTUL--Hari pertama pendaftaran peserta didik baru (PPDB) 2018 untuk tingkat SMP melalui jalur lingkungan berjalan dengan lancar. Namun, tidak semua siswa yang mendaftar melalui jalur ini diterima.
Terlihat di PPDB jalur lingkungan di SMP Negeri 1 Bantul, hingga Jumat (29/6/2018) pukul 14.00 WIB terdapat 29 berkas calon siswa yang masuk. Namun dari jumlah tersebut hanya 19 berkas yang diterima. Sedang 10 berkas dikembalikan ke pendaftar karena tidak memenuhi persyaratan.
Ketua Panitia PPDB SMP Negeri 1 Bantul, Harjana mengatakan di hari pertama pendaftaran lewat jalur lingkungan masih relatif sepi. Hal ini terlihat dari jumlah calon siswa yang memasukkan berkas.
“Yang memenuhi persyaratan hanya 19 berkas, sehingga sepuluh berkas pendaftaran lain kami kembalikan,” kata Harjana kepada Harian Jogja, Jumat kemarin.
Dia menjelaskan, sesuai dengan persyaratan penerimaan melalui jalur lingkungan, ada batas zonasi radius 500 meter dari sekolah. Jika calon siswa masuk dalam radius ini, maka bisa langsung diterima tanpa melihat nilai yang dimiliki saat ujian. “Sepuluh berkas yang ditolak karena lokasi tempat tinggal berada di luar jarak yang ditentukan, yakni di dalam radius 500 meter dari sekolah,” ujarnya.
Meski tidak diterima melalui jalur lingkungan, Harjana mengatakan calon siswa yang belum diterima masih bisa mencoba melalui jalur yang lain seperti prestasi maupun jalur normal yang mengacu pada zonasi kewilayahan. “Masih bisa coba. Untuk jalur prestasi dibuka 2-3 Juli dan jalur zonasi dibuka 4-6 Juli,” katanya.
Disinggung mengenai verifikasi dalam PPDB jalur lingkungan sekolah, Harjana mengaku tidak bekerja sendirian. Sebab, dalam proses verifikasi juga bekerja sama dengan Telkom untuk mengecek jarak rumah calon siswa dengan sekolah.
“Lewat aplikasi yang dimiliki Telkom akan diketahui apakah rumah calon siswa masuk radius 500 meter dari sekolah atau tidak. Untuk penerimaan lewat jalur lingkungan masih akan dibuka hingga besok [hari ini],” jelasnya.
Kepala SMP Negeri 2 Imogiri Mugiono mengatakan pihaknya menerima 24 berkas pendaftaran dari jalur lingkungan. Namun, ia belum mengungkapkan apakah semuanya diterima atau tidak. “Pengumuman masih besok Senin [2/7/2018]. Yang jelas, pendaftaran di jalur lingkungan ini yang diterima harus memenuhi persyaratan dalam radius 500 meter dari lingkungan sekolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Menyapa konsumen setia Honda, Astra Motor Yogyakarta kembali hadir dengan Honda Premium Matic Day (HPMD)