Bayi Dibuang di Depan Garasi Bus, Akhirnya Tewas karena Kedinginan

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 04 Juli 2018 15:20 WIB
Bayi Dibuang di Depan Garasi Bus, Akhirnya Tewas karena Kedinginan

Ilustrasi mayat bayi./JIBI

Harianjogja.com, BANTUL– Jasad bayi perempuan berusia satu hari ditemukan di depan garasi bus di Dusun Singosaren, Singosaren, Bantul, Rabu (4/7/2018) dini hari. Hingga saat ini jajaran Polsek Banguntapan terus melakukan penyelidikan terkait dengan temuan tersebut.

Peristiwa pembuangan bayi ini pertama kali diketahui oleh Riyanto, saat akan pulang ke rumahnya di kawasan Kota Gede. Sesampainya di depan garasi bus PO Sumber Alam, ia melihat kardus yang diletakkan di dekat tiang listrik.

Curiga dengan kardus ini, Riyanto pun membawa kardus misterius ini ke loket penjualan tiket bus. Saat dibuka ternyata isi dalam kardus berisi bayi dalam keadaan meninggal dunia. “Mendapati temuan ini, saya bersama-sama dengan petugas keamanan kampung melaporkan ke Polsek Banguntapan,” katanya kepada wartawan, Rabu.

Dia menjelaskan, saat ditemukan kondisi bayi diselimuti kain berwarna pink dan keadaan kardus diplester dengan lakban. “Kami terpaksa membuka untuk melihat isi di dalam kardus dan ternyata ada jasad bayi yang masih segar,” ungkapnya.

Penemuan jasad bayi di depan garasi bus dibenarkan oleh Kapolsek Banguntapan, Komisaris Polisi Suhadi. Menurut dia, setelah mendapatkan laporan dari warga, petugas pun datang untuk melakukan oleh tempat kejadian perkara. “Untuk pemeriksaan, kami tidak sendiri karena juga melibatkan petugas dari Puskesmas Banguntapan,” kata Suhadi.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, diketahui bayi berjenis kelamin perempuan dan diberi nama Khilafah. Hal ini dibuktikan adanya selembar kertas yang tertulis nama tersebut. “Bayi lahir dalam keadaan sehat karena tali pusar dan plasenta terpotong dengan bagus. Diduga bayi nahas ini meninggal karena kedinginan kehabisan udara,” ungkapnya.

Menurut Suhadi, guna pemeriksaan lebih lanjut, jasad bayi dibawa ke RS Bhayangkara. Sementara itu, di sekitar lokasi penemuan, petugas kepolisian sudah memasang garis polisi agar warga tidak mengerubungi lokasi kejadian. “Untuk penindakan, selain mengamankan jasad bayi, juga terus melakukan penyelidikan guna mencari siapa pelaku yang tega membuang,” imbuh mantan Kepala Satreskrim Polres Gunungkidul ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online