Kemarau Panjang hingga November, Dewan Minta Pangan Gunungkidul Dijaga
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Ilustrasi Bunuh Diri
Harianjogja.com, BANTUL – Sri Haryani,29, warga Dusun Trukan, Sriharjo, Imogiri ditemukan menggantung diri di kamar mandi rumahnya, Senin (23/7/2018) sekitar pukul 23.45 WIB. Diduga pelaku nekat mengakhiri hidup karena depresi penyakit yang diderita bertahun-tahun tak kunjung sembuh.
Peristiwa gantung diri yang dilakukan Sri, pertama kali diketahui kakak pelaku sendiri, Rusdiyanto saat akan buang air besar. Saat masuk ke kamar mandi, melihat tubuh korban gantung diri dengan seutas tali plastic yang dikaitkan dengan tiang.
Melihat peristiwa itu, kakak korban berniat menolong dengan mengangkat Sri sambil minta tolong. Nahasnya, upaya yang dilakukan sia-sia karena tubuh sudah tak dapat ditolong lagi.
Kapolsek Imogiri, Kompol Anton Nugroho Wibowo membenarkan adanya peristiwa gantung diri di wilayah Desa Sriharjo. Menurut dia, kematian Sri murni bunuh diri karena dari hasil pemeriksaan tidak ada luka-luka bekas penganiayaan. “Sudah kami periksa dan indikasi kuat pelaku nekat mengakhiri hidup dengan bunuh diri,” kata Anton kepada wartawan, Selasa (24/7/2018).
Dia menjelaskan, saat ditemukan pelaku sudah tidak bernyawa. Bahkan keluarga korban juga sempat akan memberikan pertolongan namun sia-sia karena tubuh Sri sudah dalam kondisi meninggal. “Sempat ditolong dengan harapan bisa diselamatkan, tapi usaha tersebut tidak membuahkan hasil,” ungkapnya.
Diduga kuat pelaku nekat mengkahiri hidup karena mengalami depresi. Dari penuturan keluarga, Sri diketahui pernah melakukan usaha bunuh diri sebanyak dua kali. Namun usaha tersebut dapat dicegah. “Yang ketiganya ini tidak ada yang tahu hingga peristiwa bunuh diri di kamar mandi terjadi,” tuturnya.
Menurut dia, keluarga sudah menerima dan telah menguburkan jasad Sri di tempat pemakaman desa setempat. “Untuk pemeriksaan, kami tidak sendiri karena juga melibatkan petugas medis dari Puskesmas Imogiri. Yang jelas, kasus ini murni bunuh diri dan keluarga telah menerima dengan ikhlas,” imbuh Anton.
Kakak korban, Rusdiyanto mengakui jika adiknya mengalami depresi. Sebelum peristiwa gantung diri terjadi, Sri pernah beberapa kali melakukan aksi bunuh diri. “Sudah lama dan kejadian kemarin keluarga tidak curiga karena awalnya ikut datang ke rumah tetangga yang lagi punya hajatan. Namun dia [Sri] pulang lebih dulu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Polisi menemukan selisih data manifes KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di utara Sumenep. Lima orang meninggal dan lima masih hilang.
Bareskrim Polri mengungkap workshop pengolahan emas ilegal di perumahan Jakarta Utara yang hasilnya diduga diselundupkan ke Hong Kong.
BIGBANG resmi comeback lewat BiiiG setelah empat tahun. Grup ini juga menyiapkan tur dunia XX: Cosmos yang akan singgah di Jakarta
Mini Cooper listrik generasi baru berpotensi meninggalkan penggerak roda depan setelah hampir 70 tahun dan beralih ke roda belakang.
TKA SMA 2026 akan digelar 26 Oktober-8 November. Pelajari kisi-kisi 3 mapel wajib: Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Lengkap dengan kompetensi d