Bank BPD DIY Kembali Gelar Malioboro Run 2026, Angkat Konsep Culture on Track
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Tumpukan sampah di TPAS Piyungan, Kamis (19/4/2018). Saat ini volume sampah yang dibuang ke TPAS tersebut sudah hampir 600 ton per hari. Meningkat dari tahun lalu yang berkisar 450-500 ton per hari./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL- Pemerintah Kabupaten Bantul akan menyurati Gubernur DIY terkait persoalan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan yang hingga kini belum ada penyelesaian. Selama dua hari ini TPST Piyungan berhenti beroperasi, akibatnya sampah menumpuk di kabupaten.
"Kami sudah menghadap pak Bupati akan berkirim surat ke Gubernur memohon supaya ada solusi cepat karena ini emeregency," kata Kepala Bidang Persampahan dan Pengembangan Kapasitas, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Wahid, saat ditemui di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul, Rabu (15/8/2018).
Wahid mengaku 10 truk sampah milik DLH terpaksa harus kembali dalam keadaan penuh sampah dan sejak Selasa lalu masih menginap di kantor Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP). Sementara hari ini masih banyak sampah-sampah yang belum diambil dari tempat pembuangan sementara.
Kondisi itu dikuinya menyebabkan banyak keluhan dari masyarakat. Menurut dia, tertahannya truk-truk sampah di TPST Piyungan karena tidak ada operasional di TPST Piyungan akibat rusaknya alat-alat berat. Ia menyatakan kondisi itu bukan kali ini saja terjadi, namun sudh berulang kali.
Sementara Pemerintah Kabupaten Bantul tidak memiliki TPST lain selain TPST Piyungan. TPST Pajangan yang sempat beroperasi kemudian ditutup karena kesepakatan semua kabupaten kota dan Pemda DIY untuk memanfaatkan TPST Piyungan. Namun nyatanya TPST Piyungan kerap bermasalah.
"Kalau kendala teknis soal alat berat kan bisa sewa atau perbaiki. Atau da teknologi lain," tegas Wahid.
Keluhan Wahid ini cukup beralasan, karena TPST Piyungan resmi dikelola oleh Pemda DIY melalui Balai Pengelolaan Infrastruktur Sanitasi dan Air Minum Perkotaan (Pisam).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Yusril mempersilakan Komnas HAM menyelidiki bentrokan di Pidie, Aceh, yang mengakibatkan satu warga meninggal dan 13 orang luka-luka.
Pelatih PSIM Risto Vidakovic menilai penalti untuk Dewa United terlalu berlebihan setelah timnya kalah 1-2 di Stadion Sultan Agung.
Reses III DPRD Bantul 2026 mendorong penguatan sarana pendidikan melalui bantuan komputer dan buku untuk meningkatkan fasilitas perpustakaan serta literasi
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.